Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Muhammadiyah
Muhammadiyah dalam Amalnya Tidak Berpikir Untung Rugi
2018-04-23 10:32:12

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yunahar Ilyas.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Muhammadiyah dalam amalnya tidak berpikir untung rugi, Muhammadiyah cara berpikirnya memberikan pelayanan. Dan lebih khusus lagi semua Amal Usaha Muhammadiyah itu dalam rangka Dakwah. Karena Muhammadiyah adalah gerakan dakwah Islam Amar Ma'ruf Nahi Munkar dan Tajdid.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yunahar Ilyas dalam sambutan Milad ke 95 dan ke 9 RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping di Halaman RS PKU Muhammadiyah Gamping, Minggu (23/4).

"Kita membikin rumah sakit, bikin sekolah, bikin perguruan tinggi dalam rangka berdakwah, karena semuanya gerakan dakwah," ujarnya.

Para pimpinan, BPH, Direksi, karyawan, tenaga kesehatan semua menjadi dai kalau gerakan kita sebagai dakwah, secara tidak langsung berdakwah sesuai dengan kapasistasnya masing-masing.

Yunahar Ilyas juga mengingatkan tentang nilai kerja keras, kerja jelas, kerja tuntas, kerja cerdas, dan kerja ikhlas.

Warga pesyarikatan dimana pun ditempatkan harus menerapkan nilai kerja-kerja itu, sehingga memiliki hasil yang baik, sehingga mampu bersaing dengan kualitas yang baik.

"Bekerjalah dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.(dzar/muhammadiyah/bh/sya)


Share : |

 
Berita Terkait Muhammadiyah
Pelantikan DPP IMM 2018-2020, Dahlan Rais: IMM Harus Menjadi Garda Terdepan Persyarikatan
Di Hadapan Puluhan Pemuka Agama Dunia, Haedar Sampaikan Tantangan dan Peran Agama di Era Globalisasi
Mu'ti: Kader Muhammadiyah yang Menjadi Timses Harus dapat Menjadi Teladan dalam Berpolitik
Lima Pesan Muhammadiyah untuk Jokowi
Silaturahim ke Kediaman Ketum Muhammadiyah, Menhan Diskusikan Tiga Hal
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Masyarakat Harus Lihat Peluang Baik dalam Penggunaan Teknologi Informasi
Komisi VIII Dorong Bantuan Korban Bencana Sulteng Cepat Tersalurkan
Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Jadi Tersangka terkait Dugaan Kasus Suap Proyek Meikarta
Diduga Peluru Nyasar, Wenny Warow Serahkan Penyelidikan pada Polisi
Berutang Rp15 Triliun ke Bank Dunia untuk Pemulihan Lombok dan Sulteng Sama Saja Mengatasi Bencana dengan Bencana
Sederet Artis, Bintang Radio Jateng Siap Meriahkan Konser Kebangsaan Bela Indonesiaku di Semarang
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Jadi Tersangka terkait Dugaan Kasus Suap Proyek Meikarta
Berutang Rp15 Triliun ke Bank Dunia untuk Pemulihan Lombok dan Sulteng Sama Saja Mengatasi Bencana dengan Bencana
Poyuono: Analogi RS Ibarat Orang Bakar Ban Mobil Berteriak Rumahnya Kebakaran
Ditlantas Polda Metro Jaya Sosialisasi Sistem E-TLE dengan Pembagian Brosur dan Pembentangan Spanduk
Jiwasraya Tunda Bayar Klaim Nasabah Menunjukkan Pengelolaan BUMN yang Buruk Selama Ini
Bawaslu Temukan Dugaan Pelanggaran Kampanye Caleg Pendukung Jokowi-Ma"ruf
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]