Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Fashion
Muffest 2019, Gaungkan Identitas Busana Muslim Indonesia
2019-04-23 04:17:08

Tampak suasana acara konferensi pers Muffest 2019 dan reuni show designer.(Foto: BH /na)
JAKARTA, Berita HUKUM - Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi kiblat Fashion/ fesyen muslim di dunia pada 2020. Hal ini tentu saja memiliki dukungan kuat, karena negara kita memiliki penduduk muslim terbesar di dunia. Tak hanya itu saja, Indonesia juga memiliki berbagai jenis industri fesyen muslim yang berdaya saing global.

Sebagai langkah konkret untuk memajukan industri fesyen muslim Indonesia dan mewujudkan Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim dunia, Indonesian Fashion Chamber (IFC) bersama Dyandra Promosindo selaku Profesional Exhibition Organizer (PEO) kembali menggelar perhelatan Muslim Fashion Festival Indonesia (MUFFEST) 2019 pada 1-4 Mei 2019 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC).

Perhelatan Muffest 2019 akan menghadirkan tren yang mengacu pada Indonesian Trend Forecasting 2019/2020 dengan tema besar bertajuk "Singularity".

Lebih dari 100 desainer akan membawakan koleksi busana yang terbagi menjadi empat tema kecil, yakni Exuberant, Neo Medieval, Svarga, dan Cortex.

"Utamanya Singularity, tapi keempat tema itu tidak bisa lagi dirangkum karena konsumen bermacam-macam," kata National General Secretary IFC Lisa Fitria dalam konferensi pers Muffest 2019 di JCC, Jakarta, Senin (22/4)

Selain tema di atas, Muffest 2019 juga mencoba mengangkat industri fesyen muslim Tanah Air dan sustainable fashion. Menurut National Chairman IFC Ali Kharisma, Muffest 2019 akan meningkatkan kualitas produk fesyen muslim Indonesia agar memiliki daya saing tinggi, termasuk mengarahkan sustainable fashion.

"Dengan target Indonesia sebagai barometer fashion muslim dunia, Muffest 2019 berupaya menggaungkan tawaran Trend Muslim 2020 yang diarahkan sebagai identitas busana muslim Indonesia," jelas Ali.

Tidak hanya itu saja, Muffest 2019 pun mengadakan Wardah Make Up & Hijab Do Competition yaitu kompetisi untuk para make up enthusiast dan hijab stylist. MUFFEST diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri fesyen muslim Indonesia sehingga bisa menguasai pasar lokal sekaligus ekspansi ke pasar global.

Mengakhiri acara konferensi pers MUFFEST 2019 ditampilkan trunk show koleksi modest wearkarya desainer Indonesia yang akan berpartisipasi dalam MUFFEST 2019. Mereka adalah Ria Miranda, Ayu Dyah Andari, Mandjha Hijab Ivan Gunawan Premium Collection, Sofir, Raegitazoro, Hannie Hananto, Noore, Aldre, dan Irna Mutiara.(bh/na)


 
Berita Terkait Fashion
 
• Pengusaha Batik Besurek di Bengkulu Bertahan di Tengah Gempuran Zaman
 
• 10 Sekolah Fashion Ternama Indonesia di Grand Final You C1000 Fashion dan Make Up Contest
 
• Desainer Indonesia Siap Pamerkan Kain Nusantara di Paris
 
• Resmi Dibuka, Muffest 2019 Targetkan Transaksi Rp 45 Miliar
 
• Muffest 2019, Gaungkan Identitas Busana Muslim Indonesia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]