Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 

Moskow dan Teheran Kecam Sanksi Baru dari Barat
Tuesday 22 Nov 2011 21:53:16

Ramin Mehmanparast (Foto: Islamic Times)
TEHERAN (BeritaHUKUM.com) – Juru bicara Kementrian Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast mengatakan, tindakan sanksi sepihak dari ketiga negara Barat akan terbukti tidak efektif.

Iran dan sekutu kuatnya, Rusia pun mengecam sanksi negara-negara Barat terhadap sektor finansial, energi dan minyak Teheran. Mereka menyebut sanksi tersebut ilegal dan sia-sia.

Seperti diketahui, Amerika Serikat (AS) Kanada dan Inggris pada Senin (21/11) kemarin, mengumumkan langkah-langkah baru untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran sebagai jawaban kepada keprihatinan internasional bahwa Teheran sedang membuat senjata nuklir.

Seperti diberitakan VOA News, Selasa (22/11), Ramin Mehmanparast, mengatakan hari Selasa bahwa tindakan sepihak dari ketiga negara di atas pada akhirnya hanyalah sekadar propaganda dan perang psikologis. Ia meramalkan bahwa tindakan-tindakan ini akan terbukti tidak efektif. Selain itu ia juga mengatakan bahwa nilai perdagangan dan ekonomi dengan AS serta Inggris itu tidak signifikan.

Secara terpisah, kementerian luar negeri Rusia menyebut sanksi-sanksi ini tidak dapat diterima dan bertolak belakang dengan hukum internasional.

Moskow dan Beijing telah menghalangi semua langkah mendapatkan persetujuan Dewan Keamanan PBB untuk menghukum Teheran. Sampai saat ini, empat perangkat sanksi terhadap Iran telah diberlakukan.(voa/sya)


 
Berita Terkait
 
•
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]