Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pemilu
Merisaukan, Pemilu Jadi Ajang Saling Menyudutkan
2018-11-01 13:41:08

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo,saat membacakan pidato di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (31/10).(Foto: Jayadi/Man)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan sangat risau, karena Pemilihan Umum (Pemilu) yang seharusnya menjadi festival demokrasi, ajang adu gagasan dan program, adu prestasi dan reputasi, berubah menjadi ajang saling menyudutkan, saling merendahkan, bahkan saling mengecilkan.

Bamsoet, sapaan akrabnya menegaskan, media sosial bukan lagi sarana edukasi bagi masyarakat, melainkan telah menjadi saluran penyebaran informasi dan berita-berita palsu (hoaks), yang terkadang menyesatkan dan membuat kita saling bermusuhan.

"Karena itu, saya menyerukan kepada semua elemen bangsa, terutama pihak yang terlibat dalam Pemilu untuk membangun narasi kebangsaan, narasi kebhinekaan, narasi untuk saling menguatkan dan membesarkan dalam rangka memperkokoh NKRI berdasarkan Pancasila," tandas Bamsoet, dalam pidato penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2018/2019 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (31/10).

Menurut legislator Partai Golkar ini, masyarakat sangat merindukan agar para kontestan Pemilu mendemontransikan pikiran-pikiran dan program cemerlang untuk mengakselerasi kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

"Kita tengah menyiapkan sebuah pertunjukan atau pesta demokrasi yang sangat spektakuler dan akan menjadi tontonan dunia, yaitu Pemilu serentak, pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR, pemilihan Anggota DPD serta pemilihan Anggota DPRD Kabupaten/Kota sekaligus. Barangkali inilah satu-satunya Pemilu terumit di dunia, dan itu baru ada di Indonesia," ujarnya.

Lebih lanjut diingatkan, apabila momentum ini bisa dilewati itu dengan baik, sukses dan lancar, Indonesia akan tercatat dalam sejarah demokrasi dunia dengan tinta emas. Namun kalau yang terjadi sebaliknya, dimana para pendukung calon dan partai-partai politik saling serang, saling menyebar kebencian dan menimbulkan perpecahan bangsa, maka Indonesia akan dicemooh dunia.

"Itulah sebabnya, mengapa pidato saya kali ini saya beri judul 'Beda Pilihan Bukan Berarti Permusuhan'," pungkas legislator dapil Jawa Tengah III itu menegaskan.(mp/sf/DPR/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Pemilu
Gus Fahrur: Siapapun Presiden Terpilih Harus Kita Hormati dan Dukung
Rizal Ramli: Kita Sepakat Pilpres, Tetapi Bila Super Curang Artinya Menantang People Power
DPR Undang Parlemen Asing Saksikan Pemilu
Fahri Hamzah Tegaskan Pentingnya Independensi Lembaga Perwakilan
TKN Bilang Gerakan Subuh Putihkan TPS Berbahaya, BPN: Bukannya 'Serangan Fajar' Yang Berbahaya
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Real Count C1 TPS oleh BPN Sudah 600 Ribu Lebih, Prabowo-Sandi Menang 62 Persen
Pasca Pemilu, Muhammadiyah Memandang Perlunya Rekonsiliasi Nasional untuk Tegaknya Kedaulatan dan Persatuan Indonesia
Gus Fahrur: Siapapun Presiden Terpilih Harus Kita Hormati dan Dukung
Quick Count Jangan Jadi Alat Proganda Memframing Angka Hasil Real Count yang akan Dihitung KPU
Rizal Ramli: Kita Sepakat Pilpres, Tetapi Bila Super Curang Artinya Menantang People Power
Prabowo: Saya Akan Jadi Presiden Untuk Semua Rakyat, Termasuk Pendukung Jokowi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Prabowo: Saya Akan Jadi Presiden Untuk Semua Rakyat, Termasuk Pendukung Jokowi
Warisan Yang Akan Ditinggalkan Prabowo Untuk Indonesia
Prabowo Resmikan Masjid Nurul Wathan yang Dibangunnya
Fahri Hamzah Tegaskan Pentingnya Independensi Lembaga Perwakilan
Langkah KPK Membantarkan Kasus Suap Romahurmuziy Dinilai Misterius
Timsus Unit 2 Subdit 3 Resmob PMJ Menangkap Nenek Penculik Anak di Bekasi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]