Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Curanmor
Menyamar Jadi Petugas PLN, Dua Pencuri Tewas Ditembak
Friday 22 Mar 2013 00:28:21

Ilustrasi.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dua orang pelaku pencurian dengan pemberatan, TAR (38) dan DAR (39), tewas ditembak satuan reserse kriminal Polrestro Jakarta Selatan setelah mencoba kabur dari penangkapan petugas pada Rabu (20/3) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Para pelaku merupakan pelaku pencurian spesialis rumah yang ditinggal penghuninya dengan modus menyamar menjadi petugas PLN.

Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Hermawan menjelaskan, awalnya petugas berhasil menangkap kedua pelaku pada Rabu siang sekitar pukul 14.30 di daerah Tamansari, Jakarta Barat. Pada malam hari, polisi hendak membawa kedua orang itu ke Jalan Asem, Cilandak, Jaksel.

Tempat tersebut merupakan salah satu tempat di mana para pelaku pernah melalukan aksi kejahatan. Namun, sebelum sampai ke tempat tujuan, para pelaku berniat kabur.

"Pelaku mencoba kabur dan melawan petugas disertai ancaman dengan menggunakan sangkur," kata Hermawan, Kamis (21/3).

Hermawan menyatakan, para pelaku telah sembilan kali melakukan pencurian di rumah yang sedang ditinggal pemiliknya. Delapan di antaranya dilakukan di wilayah hukum Jakarta Selatan dan satu kali dilakukan di wilayah Cimanggis, Depok.

Dalam aksinya, para pelaku yang telah lama dicari petugas itu selalu membawa perlengkapan yang menunjukkan seolah-olah mereka merupakan petugas PLN, seperti kartu identitas, lembar bukti pembayaran pelanggan PLN, dan sebuah toolbox berisi tiga obeng test pen. "ID Card dan lembar bukti pembayaran, seluruhnya palsu," kata Hermawan.

Dari para tersangka, polisi berhasil menyita sejumlah barang elektronik, seperti laptop dan handphone dengan nilai total puluhan juta rupiah. Jika masih hidup, para tersangka akan dikenai Pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara tentang tindak pidana pencurian disertai pemberatan, seperti yang dikutip dari kompas.com, pada Kamis (21/3).(kmp/bhc/rby)


 
Berita Terkait Curanmor
 
Tiga Oknum TNI AD yang Diduga Terlibat Sindikat Curanmor Dijerat Pasal 408 KUHP dan Pidana Militer
 
36 Spesialis Curanmor Digulung Jatanras Polda Metro, Mayoritas Residivis
 
Polsek Samarinda Kota Hadiahi Timah Panas Pelaku Spesial Pencurian Sepeda Motor
 
Komplotan Curanmor di Cikarang Digulung Resmob Polda Metro, 1 Tewas Didor
 
Resmob Polda Metro Bekuk Kawanan Spesialis Curanmor di Tangerang, 1 Pelaku Tewas Didor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]