Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Reklamasi Pantai
Menteri Susi Diminta Keputusan Tegas Soal Reklamasi
2016-04-14 05:56:18

Ilustrasi. Gedung DPR RI, Senayan Jakarta.(Foto: BH/mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi IV DPR melakukan rapat kerja dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti beserta jajarannya di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/4).

Acara ini digelar dalam rangka membahas RUU Prioritas dalam Prolegnas, evaluasi kinerja dan serapan anggaran triwulan I tahun 2016, dan salah satu materi yang juga dibahas dalam raker tersebut adalah masalah reklamasi pantai utara Jakarta.

Dalam rapat tersebut Komisi IV mendorong Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, agar bertindak mengambil keputusan tegas untuk segera menghentikan proyek pembangunan reklamasi pantai utara Jakarta.

Kami minta agar dilakukan penghentian proses reklamasi pantai utara Jakarta, untuk memastikan analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) nya tidak ada masalah, dan untuk memastikan seluruh perizinannya sudah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku secara benar," ujar Daniel Johan, Anggota Dewan dari F-PKB.

Nelayan sebagai masyarakat pesisir, bila mereka di relokasi ke tempat-tempat yang jauh dari pola kebiasaan dan kehidupannya sebagai nelayan, maka hal ini akan menimbulkan masalah sosial ekonomi yang baru bagi mereka.

"Kalaupun amdal dan segala perizinannya dipastikan sudah benar, maka pemerintah harus melibatkan masyarakat kecil yang memang tinggal di sekitar pantai menjadi bagian utuh dari pembangunan reklamasi, untuk menjadi tenaga kerja yang terlatih, sehingga mereka bisa merasakan berkah dari reklamasi itu," tambahnya.(dep,mp/dpr/bh/sya)


 
Berita Terkait Reklamasi Pantai
 
• Tanggapi LBH, Pemprov DKI Pastikan Reklamasi Sudah Dihentikan
 
• Diskusi Publik: Menyoal Kejahatan Korporasi terhadap Reklamasi Teluk Jakarta
 
• NSEAS Bakal Gelar Diskusi Publik Menyoal Kejahatan Korporasi Terhadap Reklamasi Teluk Jakarta
 
• Hentikan Semua Reklamasi Teluk Jakarta, Gubernur Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau
 
• Setelah Ahok, Polisi Akan Periksa Djarot Terkait Kasus Proyek Reklamasi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]