Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Kemenkominfo
Menkominfo Keluarkan Kebijakan Reforming 4G LTE 1800 Minggu II Pebruari
Thursday 12 Feb 2015 08:46:30

Ilustrasi. 4G LTE.(Foto: Istimewa)
BATAM, Berita HUKUM - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan kebijakan untuk melakukan reforming (Relokasi Frekuensi) 4G Long Term Evolution (LTE) untuk 1800 akan dikeluarkan pada minggu kedua Februari 2015 ini.

Paling lama hari Jumat kita akan keluarkan, karena besok akan ketemu dengan teman-teman operator dahulu. Dan, kesepakatan untuk melakukan reforming nya sudah ada, tinggal implementasi nya. Besok, jadi kita akan bicarakan mengenai pentahapan untuk clustering (zona-zona-red), kata Rudiantara, usai meninjau Balai Monitor Spektrum Frekuens Radio Kelas II Batam, Jl, Dr. Cipto Mangunkusumo, Sekupang, Batam, Kepri, Senin (9/2) lalu.

Menurut Rudiantara, mulai pertengahan 2015 ini layanan 4G di band 1800 sudah bisa dinikmati oleh masyarakat. “Walaupun tidak langsung di seluruh wilayah Indonesia, tapi berdasarkan clustering wilayah. Mudah-mudahan akhir tahun sudah bisa diselesaikan, sebelum nanti kita melangkah lagi untuk menetapkan 4G di Band 2100.

Rudiantara mengingatkan, khususnya untuk nanti menjelang penyiapan reforming atau relokasi frekuensi, pelanggan yang masih menggunakan generasi kedua atau yang masih menggunakan ponsel lama yang memakai telepon dan SMS saja, kemungkinan pelayanannya agak sedikit degradasi.

Namun Rudiantara menegaskan, degradasi tersebut hanya akan berlangsung satu hari atau maksimal dua hari. “Anggap saja masalah tersebut sebagai vaksin. Seperti Bayi divaksin satu, dua hari, demam, terus sehat sekali,” tukasnya.(Az/kominfo/bhc/sya)


 
Berita Terkait Kemenkominfo
 
Kata Meutya Hafid soal Pencopotan Prabu Revolusi dari Komdigi
 
Johnny G Plate Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi BTS BAKTI Kemenkominfo
 
DPR Dorong Kemenkominfo agar Internet Dapat Membantu Perekonomian Masyarakat Pedesaan
 
Kemenkominfo Diminta Perhatikan Keberadaan ORARI
 
Kemenkominfo Lakukan Pemutusan Akses Aplikasi Pesan Chat Telegram
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]