Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Rokok
Menkes Dukung Kenaikan Cukai Rokok
Monday 10 Jun 2013 21:46:40

menkes Nafsiah Mboi.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kebijakan cukai rokok dibahas dalam Jumpa pers yang diadakan oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Indonesia, di Hotel Atlet Century Park Senayan Jakarta Pusat, Senin (10/6).

Dipaparkan berdasarkan studi mengenai keterjangkauan harga rokok dan daya beli rokok di ASEAN yang diselenggarakan di Jakarta pada 10 Juni 2013, SEATCA dan Lembaga Demografi FE UI mendorong Pemerintah dan Negara di ASEAN untuk segera menaikan harga cukai rokok.

Senada dengan hal tersebut Menteri Kesehatan Dr Nafsiah Mboy ditemui digedung DPR RI Senayan Jakarta, mengakui sangat mendukung kenaikan harga cukai rokok dan untuk menghindarkan Anak-anak remaja sebagai korban dari dampak buruk rokok.

"Saya sangat setuju sekali bila kenaikan cukai rokok itu dapat di berlakukan," ujar Nafsah.

Sementara Abdillah Ahsan mengatakan seiring dengan semakin terjangkaunya pruduk tembakau di negara berkembang, Pemerintah harus memperhatikan peningkatan cukai rokok cukup tinggi, paling tidak 70% dari harga eceran, dan sesuai dengan inflasi," ujarnya.

Dalam kesempatan ini Abdillah juga menyampaikan menguatkan admistrasi se'segera mungkin, dan secara regular agar dapat mengurangi keterjangkauan produk tembakau dalam pemenuhan objek fiskal kesehatan masyarakat.(bhc/put)


 
Berita Terkait Rokok
 
Kritik Regulasi Rokok Elektronik dan Tembakau, UU Kesehatan Diuji
 
Kendalikan Konsumsi, Kenaikan Pajak Produk Rokok Elektronik Berlaku 1 Januari 2024
 
Cukai Rokok Elektrik Perlu Diatur UU
 
Raih Penghargaan WHO, Gerakan Tembakau Muhammadiyah Diapresiasi Pimpinan Pusat
 
Kenaikan Tarif Cukai Rokok Jangan Mematikan Usaha Rakyat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]