Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Ujian Nasional
Mendikbud Optimistis UN SD Berlangsung Serentak
Monday 06 May 2013 10:15:34

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Hingga beberapa jam menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Sekolah Dasar (SD) beberapa waktu lalu, naskah soal sudah terdistribusi ke lokasi ujian. Atas dasar itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyatakan keyakinannya, UN SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) tahun ini akan berlangsung serentak di seluruh provinsi, sesuai jadwal, yaitu 6–8 Mei ini.

"Secara umum naskah soal UN SD sudah siap sampai di lokasi ujian karena pendistribusian dilakukan oleh pihak provinsi. Jadi, kami yakin di seluruh provinsi UN SD ini sudah on schedule," kata Mendikbud Mohammad Nuh saat memantau pelaksanaan UN SD di SD Negeri 10 Kemanggisan di Jakarta, Senin (6/5).

Diakui Mendikbud, jika pada H-1 sebelum UN SD kemarin, masih ada naskah soal yang belum sampai ke sekolah-sekolah, karena memang naskah soal sebelum hari ujian masih diletakkan di sub rayon. Namun menjelang H pelaksanaan ujian, lanjut M. Nuh, naskah soal sudah didistribusikan ke sekolah-sekolah.

Menurut Mendikbud, sejak beberapa tahun lalu penyelenggaraan UN SD dan sederajat sudah dilaksanakan oleh pemda di masing-masing provinsi, sedangkan UN untuk tingkat SMA sederajat dan SMP sederajat masih diselenggarakan secara tersentral oleh pemerintah pusat.

Meski demikian, lanjut M. Nuh, pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan terus memantau agar tidak terjadi kecurangan maupun kebocoran jawaban soal UN.

Tidak Perlu Takut

Terkait dengan materi soal UN itu sendiri, Mendikbud M. Nuh, meminta para orang tua, guru dan siswa tidak melihat sebagai sesuatu yang ‘menakutkan’. "Tidak perlu menakut-nakuti adik-adik kita, tetapi kita harus lebih memberi dukungan," tutur M. Nuh.

Mendikbud meminta agar para pengajar dan pihak sekolah tetap memberi pengawasan yang baik selama ujian berlangsung.

Menurut Mendikbud, materi soal UN SD disusun berdasarkan pengembangan pihak provinsi 75 persen, dan 25 persennya disusun oleh pihak pusat.

Sebagaimana diketahui, UN SD/MI secara nasional dilaksanakan seentak pada Senin (6/5) ini hingga Rabu (8/5) lusa. UN ini terdiri atas tiga mapelajaran, yaitu Bahasa Indonesia pada hari pertama, Matematika pada hari kedua, dan IPA pada hari ketiga.(es/skb/bhc/rby)


 
Berita Terkait Ujian Nasional
 
Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 Melalui LTMPT
 
Pendaftaran SBMPTN Sampai Besok
 
Seskab: Presiden Jokowi Putuskan Ujian Nasional Tetap Dijalankan
 
Komisi X DPR Dukung Moratorium Ujian Nasional
 
Wawali Gorontalo: Moratorium UNAS Keputusan Tepat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]