Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Curanmor
Melawan Saat Ditangkap Polisi, DPO Curanmor Spesialis Moge Ditembak Mati
2020-02-13 13:54:53

Konferensi pers pengungkapan kasus pencurian sepeda motor.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Subdit III Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil menangkap dan melumpuhkan pelaku tunggal pencurian sepeda motor dengan tindakan tegas dan terukur.

"Penangkapan pelaku pada 10 Februari 2020 di Sentul," kata Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP I Gede Nyeneng di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/2).

Gede mengungkapkan, pelaku tunggal berinisial RD (35) terpaksa ditembak mati polisi lantaran berusaha melawan saat dilakukan penangkapan.

"Dia (pelaku) menyerang anggota polisi dengan senjata tajam jenis golok yang saat itu dipegangnya," ujar Gede.

"Kami sudah peringatkan dengan tembakan ke udara. Tapi pelaku tetap melawan, dan berusaha merebut senjata petugas," jelas Gede.

Lanjut, Gede menerangkan saat ditembak, pelaku sempat dibawa petugas ke Rumah Sakit (RS) terdekat untuk menyelematkan jiwanya, tapi dalam perjalanan pelaku meninggal dunia.

"Kami masih kumpulkan bukti karena kalau ada LP di wilayah lain kami akan kembangkan. Karena selama ini dia pemain tunggal. Pelaku memang DPO, karena diburu sejak Oktober 2019," tutup dia.

Barang bukti yang disita berupa 2 unit sepeda motor gede dan pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara selama 9 Tahun.(bh/amp)


 
Berita Terkait Curanmor
 
Polisi Tembak Mati 2 Pelaku Curanmor Asal Lampung, 1 Tersangka Ditembus Peluru dan 1 DPO
 
Polisi Tembak Mati RD Pelaku Curanmor, 1 DPO Inisial E
 
Mobil Ketua KPU Samarinda yang Hilang, Dicuri Deni Setiawan Stafnya Sendiri
 
Kelompok Curanmor Asal Lampung Ini Ngaku Sudah 40 Kali Beraksi Sejak 2013
 
Melawan Saat Ditangkap Polisi, DPO Curanmor Spesialis Moge Ditembak Mati
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Pemerintah Tetap Jalankan Tapera, Legislator Beri Masukan
Fadli Zon: Hati-Hati Utang BUMN Bisa Picu Krisis Lebih Besar
Lapor JAGA Bansos, Data Pelapor Dijamin Aman
KPK Monitor Implementasi Bansos Covid-19 di DKI Jakarta dan Kemendes PDTT
Pemerintah dan DPR Perlu Duduk Bersama Batalkan RUU HIP
DPR Tegaskan Pentingnya Pengawasan Anggaran Covid-19
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi
Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra
Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati
Bupati Kutai Timur Ismunandar Beserta Istri Yang Menjabat Ketua DPRD Kena OTT dan Jadi Tersangka KPK
Pembakaran Bendera PDIP Dibawa Ke Jalur Hukum, Edy Mulyadi: Silakan, Loe Jual Gue Borong!
Hadiri Pemusnahan Barang Bukti, Kapolri: Kita Bukan Tempat Transit Perdagangan Narkoba
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]