Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Kenaikan Harga BBM
Megawati Serukan Kadernya Untuk Menolak Kenaikan BBM
Friday 14 Jun 2013 14:25:54

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri (Foto : ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) adalah satu dari 3 partai oposisi di parlemen, Senayan, selain dari Gerindra dan Hanura yang menyatakan sikap menolak kenaikan BBM.

Sikap penolakan kenaikan BBM oleh PDIP itu dapat terlihat dari surat perintah Ketua Umum PDI P Megawati Soekarnoputri bernomor : 386/IN/DPP/VI/2013 perihal : Penolakan Kenaikan BBM tertanggal 5 Juni 2013 yang ditujukan langsung kepada Ketua Fraksi PDI P DPR, Puan Maharani dan ditanda tangani langsung oleh Ketua Umum PDI P Megawati Soekarnoputri dan Sekjen DPP PDI P Tjahjo Kumolo.

Dari isi copy surat yang diperoleh awak mediatersebut terdapat 7 poin yang salah satu isinya menegaskan "menolak kenaikan BBM".

Selain itu, poin penting dari penolakan kenaikan BBM oleh PDIP yang dianggap sangat tidak rasional dan relevan adalah dimana alokasi anggaran dari kompensasi BBM itu dimasukan kedalam Bantuan Langsung Sementara (BLSM) yang akan digunakan sebagai bentuk "Politisasi Kemiskinan Rakyat" untuk pemenangan pemilu.

Oleh karena itu, isi dari surat perintah Penolakan BBM dari Ketua Umum PDI P Megawati Soekarnoputri ini. Maka PDI P secara tegas "Menolak Kenaikan BBM" dengan segala bentuk belanja sosial (Kompensasi BBM).

Sehubungan dengan penugasan Ketua Umum PDI P kepada Fraksi PDI P DPR. Maka kepada Anggota Fraksi PDI P DPR diinstruksikan untuk menggalang dukungan rakyat terhadap penolakan kenaikan harga BBM tersebut dengan memasang Baliho, Spanduk atau melalui media komunikasi lainnya.(bhc/dbs/rat)


 
Berita Terkait Kenaikan Harga BBM
 
FITRA: Peneriman Negara Bukan Pajak, Dapat di Gunakan Cegah Kenaikan BBM
 
Fuad Bawazier: Pemerintah Keliru Menaikkan Harga BBM
 
Inilah Program Kompensasi Untuk Mempertahankan Kesejahteraan Masyarakat
 
Pengendara Sepeda Motor Padati SPBU Sebelum Pukul 00:00 WIB
 
Para Menteri Berkumpul Umumkan Kenaikan Harga BBM
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]