Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Razia Lalin
Mayoritas Pelanggar Lalu Lintas Kenderaan Sepeda Motor
2016-05-18 20:27:03

Tampak saat Polisi menilang pengendara motor saat Operasi Patuh Jaya.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pengendara motor di jalur busway kocar kacir dirazia polisi saat pelaksanaan Operasi Patuh Jaya. Polisi menyiapkan tim di sejumlah jalur busway yang acap dilanggar pengendara motor, seperti di Jalan Daan Mogot, Jalan MT Haryono, Jalan Pramuka dan lainnya.

"Jumlah kendaraan yang ditilang sampai 18 Mei 2016 (hari ketiga Operasi Patuh Jaya) yaitu sebanyak 18.221 kendaraan yang tilang dan 2.512 yang ditegur," kata Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, Rabu (18/5).

Pada hari ketiga, hasil penindakan Operasi Patuh Jaya sebanyak 6.509 kenderaan kena tilang. "Ada 2.255 SIM dan 4.209 STNK kenderaan yang di sita," ucapnya.

Budiyanto mejelaskan pada hari ketiga dari 6.509 kendaraan yang dikenakan sanksi tilang, mayoritas adalah pengemudi sepeda motor yakni berjumlah 4.680 sepeda motor.

Selain itu juga didapati 123 bus, 490 mikrolet, 89 metro mini, 233 kendaraan barang, 332 taksi, 562 mobil pribadi yang ditilang.

"Jenis pelanggarannya masih sama seperti kemarin, rambu-rambu lalu lintas paling banyak dilanggar yang angkanya mencapai 4.283," ujar Budiyanto.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto mengatakan, Operasi Patuh Jaya bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan para pengendara kendaraan bermotor. Harapannya, para pengendara tidak melakukan pelanggaran, seperti melawan arus dan melanggar rambu-rambu.(bh/as)


 
Berita Terkait Razia Lalin
 
• Samsat di DKI Jakarta Gelar Razia Gabungan Penunggak Pajak
 
• Polda Metro Jaya Siap Menggelar Operasi Cipta Kondisi Guna Mengantisipasi Tawuran, Trek-trekan dan Terorisme
 
• Polda Metro Jaya Gelar Operasi Simpatik Jaya 2017 Selama 21 Hari
 
• Dua Minggu Operasi Patuh Jaya, 107.870 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak
 
• Mayoritas Pelanggar Lalu Lintas Kenderaan Sepeda Motor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]