Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Komisi Yudisial
Masa Jabatan Berakhir, KY Akan Pilih Ketua Baru
Saturday 15 Jun 2013 11:34:17

Juru Bicara Komisi Yudisial, Asep Rahmat Fajar.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Masa kepemimpinan Eman Suparman sebagai Ketua KY dan Imam Anshari Saleh sebagai Wakil Ketua KY akan segera berakhir. Untuk mencari Ketua dan Wakil Ketua KY yang baru akan digelar proses pemilihan pada Selasa (18/6). Ketua dan Wakil Ketua KY dipilih dari dan oleh anggota KY. Menurut Juru Bicara KY Asep Rahmat Fajar, proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua KY menggunakan mekanisme voting dan terbuka untuk umum serta bisa disaksikan langsung oleh masyarakat.

"Jadwal (proses pemilihan ketua dan wakil ketua-red) ditetapkan pada tanggal 18 Juni. Rapat langsung dilakukan secara terbuka tanpa didahului rapat pleno," kata Asep saat dihubungi di Jakarta, Jumat (14/6).

Eman Suparman sebelumnya sudah menegaskan jika dirinya tidak bersedia dipilih kembali. Dia beralasan berpegang teguh kepada aturan yang sudah disepakati bersama dengan enam komisioner KY yang lain. Sehingga menurut Eman dirinya mempersilakan kepada enam anggota KY yang lain untuk mencalonkan diri sebagai Ketua.

Eman Suparman dan Imam Anshari Saleh akan genap memimpin KY selama 2,5 tahun pada 30 Juni 2013. Eman terpilih menjadi Ketua KY periode 2010 - 2013 melalui proses voting terbuka tujuh anggota KY, Kamis, 30 Desember 2010. Eman Suparman kala itu memperoleh empat suara atau selisih satu suara dengan Abbas Said. Sementara Imam Anshori terpilih menjadi wakil ketua juga mengalahkan Abbas Said.

Kini Imam beserta lima anggota KY lainnya yakni Abbas Said, Taufiqurrohman Syahuri, Suparman Marzuki, Jaja Ahmad Jayus, dan Ibrahim berpeluang menjadi orang nomor satu di lembaga negara yang mempunyai wewenang menjaga martabat perilaku hakim ini.(kus/ky/bhc/opn)


 
Berita Terkait Komisi Yudisial
 
Pesan Haedar Nashir kepada Kader Muhammadiyah yang Terpilih Menjadi Ketua KY
 
Ketua MPR Sepakat Dilakukan Penguatan Peran Komisi Yudisial
 
Dosen UMS Jadi Ketua Komisi Yudisial, Busyro: Contohlah Khalifah Abu Bakar RA
 
Komisioner KY Gugat UU KY dan UU MA
 
Lima Calon Anggota KY Disahkan Rapat Paripurna DPR
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]