Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pemilu 2014
Marzuki Daud Dilaporkan ke Panwaslu Terkait Dugaan Money Politic
Saturday 19 Apr 2014 09:25:48

Caleg DPR RI nomor urut 4 Partai Golkar Marzuki Daud.(Foto: BH/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Calon legislatif DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) Ridwan Yunus SH melaporkan Caleg DPR RI nomor urut 4 Partai Golkar Marzuki Daud, ke Panwaslu Kabupaten Aceh Utara, Jum'at (18/4).

Marzuki dilaporkan karena dituding melakukan praktik money politic suara di tiga kecamatan dalam kabupaten Aceh Utara sehingga menimbulkan hilangnya sekitar 4 ribuan suara. Ridwan menyebutkan, ada sekitar 1.500 suara yang hilang di kecamatan Dewantara, 1.500 di Muara Batu dan Sawang sebanyak 1.000 suara.

"Saya punya buktinya, maka dari itu dia (Marzuki Daud) saya laporkan ke Panwaslu," ujarnya, kepada BeritaHUKUM.com melalui sambungan telepon.

Fakta kecurangan itu diketahui berdasarkan hasil pleno di kecamatan. Namun, setelah dilakukan perhitungan hasilnya tidak sesuai dengan form C1. Dilain sisi, Ridwan juga mengaku pernah menyamar sebagai PPK dengan menelfon Marzuki Daud yang berpura-pura meminta tambahan dana untuk memuluskan penggelembungan suara, dan tanpa menaruh curiga Marzuki Daud dalam pembicaraannya melalui telepon menyetujui akan mentransfer dana yang dimaksud.

Menurut Ridwan, praktik penggelembungan suara tersebut bukan hanya terjadi di tiga kecamatan itu. Dugaan kuat, hampir di 20 kecamatan dalam kabupaten Aceh Utara terjadi money politik yang dilakukan oleh Marzuki Daud dengan petugas PPK.

"Saya berharap kasus tersebut bisa diproses sesuai hukum yang berlaku," pinta Ridwan Yunus.

Terkait laporannya, Panwaslu Aceh Utara membenarkan telah menerima pengaduan itu pagi tadi. "Kami sudah menerima laporan tersebut, dan saat ini sedang ditindaklanjuti," kata Bidang Penegakkan Panwaslu Aceh Utara Yusriadi.

Marzuki Daud, yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon membantah melakukan penggelembungan suara sebagaimana yang dilaporkan oleh pihak pelapor. "Kabar itu tidak benar, kabar itu tidak benar," ucapnya.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]