Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Samarinda
Mantan Walikota Samarinda Kecewa Kepemimpinan Ja'ang
Saturday 04 Apr 2015 17:04:37

Mantan Walikota Samarinda Dr. H. Achmad Amins,MM yang kini sebagai Anggota DPR RI.(Foto: BH/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Mantan Walikota Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim), Dr. H. Achmad Amins,MM kecawa dengan kepemimpinan Walikota Syaharie Ja'ang dalam menata Kota Tepian Samarinda. Amins menilai selama 5 tahun kepemimpinannya hanya mampu memindahkan Pedagang Kaki Lima (PKL) dari komplek Citra Niaga ke GOR Segiri Samarinda, sedangkan yang lain untuk penanggulangan Banjir dan penataan bantaran Sungai Karang Mumus hanya jalan ditempat.

Hal tersebut diungkapkan Achmad Amins yang saat ini duduk sebagai Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Nasdem kepada BeritaHUKUM.com di kediamannya di Samarinda pada, Sabtu (4/4) pagi.

Menurut Amins, kepemimpinan Syaharie Jaang sebagai Walikota tidak ada perkembangan sama sekali, dimana dirinya tidak melanjutkan program yang telah dijalankan selama sepuluh tahun menjadi Walikota, dan Ja'ang menjadi Wakil Walikota, ujar Amins.

"Saya melihat tidak ada perkembangan sama sekali hal penataan kota Samarinda, seperti masalah banjir dan bantaran sungai karang, yang ada hanya mampu dan dapat dilihat dengan mata adalah median jalan dan memindahkan PKL dari Citra Niaga ke GOR Segiri," jelas Amins.

Mantan Walikota Samarinda tersebut juga sangat menyayangkan, perihal Walikota Samarinda memonopoli semua pekerjaan dan kebijakan, sehingga Nusyirwan Ismail sebagai Wakil Walikota hanya sebagai serep yang tidak memiliki kewenangan, terang Amins.

"Tidak seperti saya dulu sebagai Walikota dan Ja'ang sebagai Wakil Walikota, semua tugas dan pekerjaan kita bagi dua, tapi ini tidak semua pekerjaan dimonopoli, sehingga pak Nuyirwan sebagai Wakil Kota hanya sebagai serep atau boneka saja," tegas Amins.

Terkait pemimpin Walikota mendatang, Amins yang saat ini duduk sebagai Anggota Dewan di Senayan Jakarta dengan tegas mengatakan bahwa, yang saat ini kita bisa harapkan adalah Kayu dan Batu bara dan lainnya yang dari Kubar dan Kukar yang melewati kota Samarinda, disini pemimpin harus orang yang mampu membuat kebijakan dan melaksanakan serta dapat meningkatkan PAD, disini Nusyirwan sebagai orang jasa dan industri jadi sudah bisa pasti mampu, tegas Amins.

"Pemimpin walikota Samarinda kedepan adalah orang yang mampu membuat kebijakan, dan dapat dilaksanakan untuk pembangunan kota Samarinda. Disini salah satunya adalah pak Nusyrwan Ismail sebagai orang jasa dan industri lebih mampu untuk memanfaatkan semua peluang jasa untuk pembangunan kota tepian," ujar Amins.

Mantan Walikota Samarinda ini juga mengharapkan agar kedepan Wakil Walikota Samarinda saat ini Nusyirwan Ismail dapat menduduki kursi Walikota untuk membangun Samarinda yang lebih baik kedepan, ini tentunya diharapkan semua warga kota tepian, pungkas Amins.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Samarinda
 
AORDA Kaltim Usulkan Daerah Khusus Istimewa Kutai Raya Menjadi Ibu Kota Negara
 
Abdullah Bantah Proyek Gudang Arsip yang Diduga Fiktip di Kantor Dikdukcapil Samarinda
 
Makmur Ajak Masyarakat Beri Pengabdian Terbaik Bagi 'Benua Etam'
 
Pendapatan Daerah Sektor Pajak Menjanjikan dan Harus Digali dengan Optimal
 
Puji Setyowati: Masyarakat Samarinda Dihimbau Bijak Gunakan Panggilan Darurat 112
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]