Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Bola
Mantan Pesebakbola George Weah Terpilih Menjadi Presiden Liberia
2017-12-31 00:22:54

George Weah menyasar para pemilih muda.(Foto: Istimewa)
LIBERIA, Berita HUKUM - Hampir seluruh kertas suara telah dihitung, dan Weah memperoleh suara lebih dari 60% mengalahkan pesaingnya Joseph Boakai.

Para pendukungnya pun mulai menggelar perayaan di ibukota Monrovia, ketika berita kemenangan Weah mulai menyebar.

"Rekan saya warga Liberia, saya sangat merasakan perasaan seluruh bangsa ini," kata Weah melalui Twitter setelah hasil pemilu diumumkan.

"Saya memahami pentingnya dan tanggung jawab tugas besar ini yang saya emban hari ini. Perubahan tengah berlangsung."

Weah akan menggantikan Ellen Johnson Sirleaf, presiden perempuan pertama yang terpilih secara langsung dalam pemilu demokratis pertama Liberia. Sebelumnya Liberia dipimpin oleh Presiden Charles Taylor yang digulingkan dalam pemberontakan. Taylor kemudian dihukum 50 tahun penjara di Inggris karena kejahatan perang dalam konflik di negara tetangga Sierra Leone.

Sirleaf mengalahkan Weah dalam pemilihan presiden pada 2005 lalu, dan dilantik sebagai presiden pada 2006.

Weah yang dicalonkan oleh Koalisi Perubahan Demokratik menyasar pemilih muda, sementara Boakai yang saat ini menjadi wakil presiden dianggap terlalu tua dan tak tersentuh.

Tetapi Weah juga dibayangi kontroversi, karena didampingi cawapres Jewel Taylor, yang merupakan mantan presiden yang dipenjara.

Siapakah George Weah?

Weah pernah berkarir sebagai pemain sepakbola Eropa di klub Paris St-Germain (PSG) dan AC Milan, sebelum mengakhiri karirnya di Inggris dengan bermain untuk Chelsea dan Manchester City.

Dia merupakan satu-satunya pesebakbola Afrika yang meraih gelar pemain terbaik dunia ( World Player of the Year) FIFA dan penghargaan bergengsi Ballon D'Or.

Dia terjun ke dunia politik setelah pensiun dari sepakbola pada 2002 dan saat ini merupakan anggota parlemen Liberia.

Weah mendapatkan ucapan selamat dari bekas klubnya PSG melalui Twitter.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Bola
 
• Menang 5-2 Lawan Thailand, Timnas Sepakbola Indonesia Raih Medali Emas SEA Games 2023: Penantian 32 Tahun
 
• Sukamta Minta Indonesia Konsisten pada Amanat UUD 1945
 
• Korban Tragedi Kanjuruhan Gugat Jokowi hingga Arema, Tuntut Ganti Rugi Rp62 Miliar
 
• Mochamad Iriawan Diminta Mundur dari Ketua Umum PSSI
 
• Polisi Tetapkan 6 Tersangka, Kasus Tragedi Kanjuruhan Malang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]