Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Lapas
Mantan Kalapas Nusakambangan Divonis 13 Tahun
Friday 13 Jan 2012 01:15:16

Marwan Adli (Foto: Google.com)
CILACAP (BeritaHUKUM.com) – Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Marwan Adli dijatuhi hukuman 13 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar subsider delapan bulan kurungan.

Vonis tersebut disampaikan majelis hakim yang diketuai Wilhelmus Hubertus Van Keeken dalam persidangan perkara tersebut di Pengadilan Negeri (PN) Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (12/1) malam. Hukuman ini lebih ringan dari tuntutan JPU Eko Bambang yang sebelumnya menuntut 20 tahun penjara serta denda Rp 1 miliar subside satu tahun kurungan.

Dalam amar putusannya tersebut, majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa Marwan Adli terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencucian uang dan terlibat dalam perdagangan narkoba. Ia juga terbukti mengetahui adanya peredaran narkoba yang dikendalikan seorang narapidana narkotika bernama Hartoni Jaya Buana.

Terdakwa Marwan juga dianggap telah menyalahgunakan jabatannya dengan memberikan kebebasan kepada napi Hartoni, sehingga leluasa menjalankan bisnis narkoba dari dalam lapas. Terdakwa juga dituding menerima imbalan ratusan juta rupiah dari Hartoni—yang disidangkan dalam kasus ini secara terpisah. Atas perbuatannya itu, terdakwa Marwan terbukti melanggar pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika jo UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.(dbs/bie)


 
Berita Terkait Lapas
 
• Lapas Salemba Siap Wujudkan Netralitas Pegawai pada Pemilu 2024 dan Meraih Predikat WBBM 2023
 
• Napi Lapas Klas I Cipinang Atas Nama Aditya Egatifyan yang Kabur, Dicari Polisi dan TNI
 
• Kalapas Yosafat Sebut 1.806 dari 2.040 WBP Lapas Salemba Terima Remisi HUT ke-77 RI, 16 Bebas
 
• Peringati HDKD ke-77, Lapas Salemba Gelar Baksos Membersihkan Masjid As-Salam BPOM RI
 
• Putusan Kasasi MA Tak Kunjung Terbit, Terpidana Kasus Pajak Dibebaskan dari Rutan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]