Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 

Mabuk Berat, Dua Petinggi RIM Diusir dari Pesawat
Tuesday 06 Dec 2011 00:19:52

Pesawat Air Canada tujuan Beijing sampai terlambat 18 jam, akibat kelakuan dua petinggi RIM yang mabuk berat (Foto: Beling.net)
VANCOUVER (BeritaHUKUM.com) – Kadang kelakuan seseorang dengan kedudukan tinggi tidak sesuai dengan nama besar yang diembannya. Dua orang petinggi Research In Motion (RIM), George Campbell dan Paul Alexander, diberitakan mabuk berat saat menumpangi pesawat Air Canada rute Vancouver-Beijing.

Tidak tahan dengan tingkah laku keduanya, awak pesawat terpaksa memutar balik pesawat dan mengeluarkan para pemabuk ini dari pesawat. Bahkan sepanjang perjalanan mereka terpaksa di borgol di kursi masing-masing.

Kedua petinggi di perusahaan pembesut BlackBerry itu diperintahkan untuk membayar denda sebesar $71.757 dan dilarang memasuki maskapai Air Canada. "Berdasarkan informasi yang tersedia saat ini, RIM telah menangguhkan individu yang terlibat sambil menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut," ucap juru bicara RIM Marissa Conway dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip situs The Rocord, Senin (5/12).

Pesawat Air Canada tujuan Beijing sampai terlambat 18 jam, akibat kelakuan para pemabuk ini. “Mereka terlalu mabuk dan menjadi sulit diatur. Awak penerbangan meminta mereka untuk menenangkan diri, tapi mereka tidak mau mendengarkan," kata petugas bandara, Kopral Sherrdean Turley.(sci/sya)


 
Berita Terkait
 
•
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]