Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Demo Buruh
Mabes Polri Didemo Ribuan Sekber Buruh
Tuesday 04 Dec 2012 14:24:12

Suasana Aksi demo MBB (Masa Rakyat Bekasi Bergerak) di Mabes Polri Jalan Turono Joyo 1 Jakarta Selatan (04/12).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi demo mimbar bebas ribuan Sekber buruh melakukan aksi di Mabes Polri Jalan Turono Joyo 1 Jakarta Selatan, Senin (04/12). AKRAB, SBTPI, PPBI, BJB, Progresif, SPCI, SPOI, SPTBG, FSPK Pembebasan, PPI, PPR, KPOP, SMI, dan SPKAJ, ribuan buruh ini melakukan aksi menutup ruas jalan di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia.

"Kami serikat buruh dari Bekasi dan sekitarnya telah diteror dan dilakukan intimidasi, serta tindakan represif untuk meredam kami, dengan intimidasi, PHK, serta tindakan kekerasan yang dilakukan segelintir orang terhadap buruh dan ini pelangaran hukum," ujar salah seorang orator dari atas mobil komando.

Hingga saat ini, dan sejak beberapa minggu lalu dengan menggunakan organisasi masa sipil, bersenjata tajam yang direkrut dari wilayah sekitar kawasan industri, posko-posko kami buruh dihancurkan dan beberapa dibakar, bahkan dilakukan dengan aksi kekerasan hingga terdapat korban luka dari kaum buruh. Hal ini terjadi di industri jababeka PT. Byung Hwa, PY Patria, dan PT Samsung.

Massa yang mengatasnamakan 8 desa dan tergabung dalam MBB (Massa Rakyat Bekasi Bergerak) melakukan aksi sweping dan pengerusakan ke posko-posko kaum buruh, bentrokan fisik antar perusuh dan buruh yang memakai atribut organisasi dipukuli dan dilucuti secara massal, maka dari itu kami datang kemari meminta kepada Kepolisian Indonesia agar segara tangkap pelaku dan aktor intelektual dibalik aksi anarkis terhadap kaum buruh, teriak orator.

Sedangkan Jumisih Pengurus Sekber Buruh mengatakan kepada pewarta BeritaHUKUM.com bahwa, "agar masyarakat Bekasi bergerak MBB itu dihentikan tindakan anarkisnya dengan memukuli kaum buruh. Kami berserikat untuk menuntut kesejahteraan kami, hapuskan sistem Outsourching, dan upah murah. Jadi jangan diadu domba kami dengan massa anarkis dan premanisme, dan saya minta Kapolri untuk turun tangan tangkap pelaku dan aktor intelektualnya," ujar Jumisih.

Selanjutnya tepat pukul 13:00 WIB tadi, ribuan kaum buruh ini dengan mengendarai ratusan sepeda motor roda dua dan 5 unit metro mini melakukan aksi konvoi menuju gedung DPR RI Senayan Jakarta. Aksi mereka ini memacetkan dan menganggu penguna jalan di sepanjang jalan Sudirman, dan kemacetan terpantau sejauh 3 KM.(bhc/put)


 
Berita Terkait Demo Buruh
 
Penahan 3 Mahasiswa Undip Diharapkan Diselesaikan Melalui Restorarive Justice
 
Satuan Pamwal Ditlantas Polda Metro Lakukan Pengamanan Demo Buruh dengan Cara Ini
 
Temui Massa Aksi Demo, Sufmi Dasco Janji Perjuangkan Aspirasi Buruh
 
Buruh Akan Tetap Demo Besar-besaran 30 April Kepung DPR, Gak Peduli Pandemi Covid-19
 
Rizal Ramli: Wasit Tidak Adil, Perlu Audit Forensik Komputerisasi KPU dan Bisa Kena Pidana 4 Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]