Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Suap Pajak Sidoarjo
MNC: JG Bukan Karyawan Bhakti Investama
Friday 08 Jun 2012 02:24:56

Gedung MCN (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Perusahaan finansial, PT Bhakti Investama. Tbk, belum memastikan JG adalah karyawannya. Tetapi, Media Nusantara Citra (MNC) selaku holding company. Dengan tegas membantah hal tersebut.

Pasalnya, menurut Corporate Secretary MNC, Arya Sinulingga, tidak ada karyawan yang namanya James Gunardjo (JG). “Kami sesalkan pemberitaan yang menyebutkan nama tersebut karyawan Bhakti Investama tanpa klarifikasi," ujarnya saat dihubungi wartawan, Kamis (7/6).

Sementara itu, Direktur PT Bhakti Investama Tbk (BHIT), Darma Putra, belum dapat memastikan apakah JG, tersangka penyuapan yang tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), adalah pegawainya. Darma mengaku, ia belum membaca berita terkait penangkapan ini. "Saya enggak ngerti, saya belum baca koran, belum baca berita. Ini saya mau ambil rapot anak saya, nanti deh," ungkapnya ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (7/6) pagi.

Sebelumnya, wakil ketua KPK, Bambang Widjianto engan menjelaskan perihal JG, dirinya hanya menyatakan, pihak masih membutuhkan penyelidikan lebih lanjut. Sementar itu, Karo Humas KPK, Johan Budi hanya menyatakan, bahwa JG adalah seorang pengusaha.

JG sendiri tertangkap tangan oleh penyidik KPK, karena telah menyuap Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi di KPP Pratama Sidoarjo, Jawa Timur, yang berinisial TH. Keduanya diduga terlibat transaksi suap terkait kepengurusan pajak.

Bersamaan dengan penangkapan tersebut, KPK menyita uang dalam amplop yang nilainya diperkirakan lebih dari Rp 285 juta.(kmc/bie)



 
Berita Terkait Kasus Suap Pajak Sidoarjo
 
• Lama Menunggu Jawaban, Pengacara Tommy Hendratno Mendatangi KPK
 
• Hary Tanoe: Sejak Tahun 2006 BHIT Bukan Pemegang Saham PT Agis
 
• Tommy Hendratno Belum Melaporkan Dapat Acaman Ke KPK?
 
• Tommy Mendapat Ancaman, Bhakti Investama Mengaku Tidak Ada Urusan
 
• Ketua KPK: Pemeriksaan KPK Ada Mekanismenya
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]