Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Pemilukada
MK Kukuhkan Kemenangan Calon Independen Pada Pemilukada Kabupaten Seruyan
Saturday 11 May 2013 16:14:30

Kuasa Hukum Pemohon Lawrence Siburuan saat memaparkan pokok-pokok permohonan terkait perselisihan hasil Pemilukada Kab. Seruyan di ruang sidang Pleno Gedung MK.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah melewati serangkaian sidang pemeriksaan para saksi dan bukti-bukti yang diajukan oleh seluruh pihak yang bersengketa dalam Pemilukada Kabupaten Seruyan, MK memutuskan menolak seluruh gugatan Pasangan No. Urut 2 Ahmad Ruswandi–Sutrisno terhadap KPU Kab. Seruyan selaku Termohon dan Pihak Terkait dari jalur independent atau perseorangan, Pasangan No. Urut 1 Sudarsono–Yulhaidir.

Dalam pertimbangannya, MK berpendapat, Pemohon tidak dapat membuktikan telah terjadi pelanggaran terstruktur, sistematis dan masif yang dapat memengaruhi perolehan suara masing-masing pasangan calon. Atas dalil larangan memilih bagi warga yang tidak tercatat dalam DPT, meski telah membawa KTP, MK berpendapat kejadian pelarangan tersebut telah diselesaikan oleh PPK dan Panwas Kecamatan.

Disamping itu, tindakan tersebut tidak dapat ditindaklanjuti karena ketidakhadiran saksi sehingga dalil tersebut tidak beralasan menurut hukum. Demikian juga atas dalil lain, seperti tindakan intimidasi dan pencurian KTP untuk mendukung Pasangan Sudarsono-Yulhaidir, MK berpendapat seharusnya sejak awal Pemohon mengajukan gugatan tersebut ke PTUN sejak masa penetapan pasangan calon dan tidak menunggu hingga selesainya pemungutan suara. Dengan demikian, seluruh dalil pemohon dinyatakan tidak berdasar menurut hukum.

Kemenangan Masyarakat

Dijumpai usai pembacaan putusan, Wakil Bupati terpilih Yulhaidir, menyampaikan rasa syukurnya berhasil memenangkan Pemilukada Kab. Seruyan. “Ini kemenangan masyarakat Seruyan. Baru kali ini calon independen berhasil memenangkan pertarungan dengan calon yang diusung partai politik. Hanya ada dua yang bertarung, jadi kami head to head,” tukasnya penuh kebanggaan, Jumat (10/5).

Ketika disinggung banyaknya saksi yang menuding pihaknya telah mencuri foto kopi KTP warga demi memenuhi syarat pencalonan bagi calon independen, Yulhaidir memilih memfokuskan konsentrasinya membangun Kabupaten Seruyan yang masih jauh tertinggal dengan Kabupaten lain di Kalimantan Tengah. “itu khan kata mereka. Yang jelas kami hanya akan fokus membangun Seruyan karena selama ini pembangunan belum merata,” pungkasnya.(jlt/mk/bhc/opn)


 
Berita Terkait Pemilukada
 
Pemerintah: Penyelesaian Sengketa Pemilukada oleh MK Sudah Tepat
 
Ahli Pemohon: KPU Melanggar Hak Konstitusional, Pemilukada Maluku Harus Diulang
 
Saksi KPU Kab. Cirebon: Proses Pemilukada Berjalan Baik, Lancar, dan Sesuai Aturan
 
Hasil Pemilukada Prov. Maluku Utara Putaran Kedua Digugat ke MK
 
KPU Biak Numfor Tolak Dalil Pemohon
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]