Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Kasus Karyawan CitiBank
MA Tolak Kasasi Melinda De Tetap Dihukum 8 Tahun
Wednesday 24 Oct 2012 00:59:16

Ilustrasi, Melinda Dee.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi yang diajukan mantan Relationship Manager Citigold Citibank Melinda Dee dan tetap menghukum delapan tahun. Namun MA memperberat hukuman subsider dari tiga bulan menjadi satu tahun.

“Terdakwa dinyatakan secara sah melakukan tindak pidana Perbankan secara bersama-sama dan berulang serta pencucian uang yang dilakukan secara berulang,” kata Karo Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur dalam keterangannya di gedung MA, Rabu.

Menurut Ridwan, dengan ditolaknya kasasi Melinda Dee, maka Melinda tetap dihukum selama delapan tahun.

Bahkan subsidernya diperberat dari tiga bulan menjadi lebih lama menjadi satu tahun, bila denda sebesar Rp10 miliar tidak dibayarkan lunas oleh terdakwa.

“Jadi putusan kasasi MA ini memperbaki putusan banding (Pengadilan Tinggi DKI Jakarta), yang menghukum terdakwa selama delapan tahun, subsider selama tiga bulan. Putusan ini memperbaiki putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang mempidana delapan tahun dan subsider selama enam bulan.”

Putusan kasasi perkara atas nama Melinda Dee diketuai oleh majelis hakim agung, yang diketuai Djoko Sarwoko, dan anggota terdiri Komariah Sapardjaja dan Sri Murwajyuni. Dia terbukti melakukan pidana perbankan, dengan membobol rekening tanpa izin nasabah.

Uang hasil tindak pidana, telah dibelikan mobil super mewah Ferrari Scuderia, Ferrari California, Hummer dan sederet kendaraan mobil mewah lainnya. Serta diinvetasikan dalam properti, berupa apartemen di Jakarta dan Bali.(kjs/bhc/sya)


 
Berita Terkait Kasus Karyawan CitiBank
 
• MA Tolak Kasasi Melinda De Tetap Dihukum 8 Tahun
 
• JPU Kasus Melinda Dee Ajukan Kasasi
 
• Malinda Dee Protes Tuntutan JPU Tidak Realistis
 
• Tidak Konsisten, Hakim Peringatkan Malinda Dee
 
• Hakim Minta Jaksa Serius Hadirkan Saksi Kasus Melinda Dee
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]