Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Kasus Ditjen Pajak
MA Tetap Hukum Bahasyim 12 Tahun Penjara
Wednesday 30 Nov 2011 20:15:57

Bahasyim Assiffie (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Meski mengabulkan kasasi yang diajukan terdakwa Bahasyim Assiffie, Mahkamah Agung (MA) tetap menghukumnya selama 12 tahun penjara. Pasalnya, mantan pejabat Ditjen Pajak itu, tetap terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang.

Permohonan kasasi tersebut dikabulkan karena ada kesalahan penerapan hukum oleh majelis hakim banding Pengadilan Tinggi (PT) Tipikor DKI Jakarta. "Jadi sama dengan putusan PT, hanya dipecah. Jadi ini kabul, tapi istilahnya kabul bodong," kata ketua majelis kasasi MA, Djoko Sarwoko kepada wartawan di gedung MA, Jakarta, Rabu (30/11).

Menurut dia, hukumannya yang dijatuhkan majelis hakim diputus secara terpisah. Masing-masing untuk perkara korupsi dihukum enam tahun dan perkara pencucian uang juga selama enam tahun. Dendanya, juga dipisah untuk perkara korupsi Rp 500 juta dan pencucian uang Rp 1 miliar.

Atas putusan ini, jelas Djoko, bisa digunakan para hakim sebagai rujukan. Pemisahan hukuman ini, agar jelas mana perkara korupsi dan mana perkara pencucian uang yang dituduhkan kepada Bahasyim. "Ini masalah hukum, masalah prinsip sekali pun begitu. Ini harus menjadi perhatian para hakim nantinya," jelas Djoko.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Bahasyim dengan hukuman 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp 250 juta subsider tiga bulan kurungan. Selain itu, majelis hakim juga memerintahkan agar aset-aset Bahasyim, termasuk uang senilai Rp 64 miliar dirampas negara.

Oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, hukuman terhadap Bahasyim diperberat menjadi 12 tahun penjara dengan merampas seluruh harta terdakwa Bahasyim Assifie senilai Rp 60,9 miliar dan 681.147 dolar AS untuk negara.(dbs/wmr)


 
Berita Terkait Kasus Ditjen Pajak
 
• 5 Konglomerat tak Ber-NPWP Pindah Negara, Menkeu Tetap Harus Tagih Utang Pajaknya
 
• Kasus STPI, Kepala KPP Pratama Surabaya Dipanggil Penyidik
 
• Dhana Banding Atas Vonis Tujuh Tahun Penjara
 
• Uang Rp 3,4 Miliar, Dikirim Hendro ke Dhana melalui Istri dan pegawainya
 
• Eksepsi Dhana Widyatmika Ditolak Majelis Hakim
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]