Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Motor
Lelang Motor Easy Rider Seharga Rp 15 Miliar
Monday 20 Oct 2014 10:28:02

Peter Fonda mengenderai Harley-Davidson dengan hiasan bendera Amerika Serikat. Di tangkinya yang bermotif bendera AS terdapat tanda tangan Peter Fonda.(Foto: Istimewa)
CALIFORNIA, Berita HUKUM - Sepeda motor yang menjadi 'bintang' dalam film Easy Rider tahun 1969 terjual lewat lelang seharga US$1,35 juta atau sekitar Rp.15 miliar, walau ada tuduhan tidak asli. Rumah lelang Profiles di California, AS, mengatakan lelang berlangsung dengan sengit dan tidak bersedia menyebutkan nama pemenangnya.

Harley-Davidson tersebut digunakan dalam film yang adegan puncaknya adalah tabrakan namun sepeda motor itu kemudian diperbaiki lagi oleh Dan Haggerty, yang terkenal lewat film The Life and Times of Grizzly Adams.

Namun keasliannya diragukan oleh seorang kolektor yang mengaku bahwa dia memiliki sepeda motor asli yang digunakan dalam film Easy Rider.

Gordon Granger dari Texas menyatakan bahwa dia memiliki sertifikat yang ditandatangani oleh Haggerty, sebagai bukti bahwa sepda motor miliknya yang asli.

Haggert -yang bukan bintang utama di Easy Rider- pernah mengaku dia memberikan 'keaslian' untuk dua sepeda motor milik Kapten Amerika, karakter yang diperankan Peter Fonda dalam film itu.

Namun dia kini menegaskan bahwa yang asli hanya satu, yaitu milik pengusaha agen properti Michael Eisenberg, yang dilelang Sabtu (18/10).

Eisenberg membelinya pada tahun 2014 dari seseorang yang mengaku membeli dari Haggerty 12 tahun sebelumnya.

Terdapat tanda tangan Peter Fonda di tangki bensin sepedi motor -dengan dekorasi bendera Amerika Serikat- yang dilelang tersebut.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Motor
 
Harga Moge HD yang Mejeng lagi di Showroom Harley Davidson yang Baru
 
Lelang Motor Easy Rider Seharga Rp 15 Miliar
 
Suzuki Luncurkan 4 Model Moge, dengan Semangat 'Evolusi'
 
Mabes Polri Kembali Sita Motor Harley Davidson Tersangka Pegawai Bea Cukai Entikong
 
Malam Ini Shahrukh Khan Akan Tunggangi Harley dan Vespa di Panggung Konsernya
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]