Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Kasus Tanah
Legislator Minta Pemerintah Segera Tangani Kasus Mesuji
2019-07-28 23:43:27

Ilustrasi. Korban Bentrok warga di Lahan Register 45 Mesuji, Lampung.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Bentrok dua kelompok warga di Register 45 Mesuji, Lampung, beberapa waktu lalu telah menyebabkan empat orang tewas dan tujuh orang terluka. Terkait sengketa lahan yang berkepanjangan dan masih terjadi terus menerus hingga hari ini masih belum ada solusinya, Anggota DPR RI Haerudin meminta kepada pemerintah agar penanganan kasus Mesuji di Lampung itu dapat dengan cepat tertangani.

"Saya secara pribadi merasa pesimis bahwa masalah ini akan tertangani dengan lebih cepat. Saya ingin menyampaikan kepada pemerintah agar penanganan kasus Mesuji di Lampung dapat dengan cepat tertangani," ucap Haerudin di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/7) lalu.

Dikatakannya, penanganan sengketa tentu tidak hanya sebatas cabangnya saja, melainkan juga harus dari akar (permasalahan) nya. "Akar masalah sengketa lahan antar warga dengan pihak perkebunan dan pihak lainnya harus bisa diselesaikan dengan baik. Harus ada win - win solution," ujar politisi Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Ia meminta agar jangan sampai ada peristiwa berdarah lagi. "Seolah-olah negara tidak hadir pada kepentingan warga kita. Untuk itu, kasus sengketa lahan di Mesuji Lampung butuh perhatian yang serius dari pemerintah. Karena warga butuh perlindungan dan berhak dilayani dengan baik," tandas legislator dapil Jawa Barat XI itu.

Seperti diketahui, peristiwa bentrok berdarah yang terjadi di Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM Lampung tersebut dilatarbelakangi oleh adanya pembajakan di area lahan seluas setengah hektar. Bentrok Mesuji melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM dan kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya.(dep/es/DPR/bh/sya)


 
Berita Terkait Kasus Tanah
 
Ahli Waris Brata Ruswanda Mohon Keadilan, Bareskrim Polri Sudah Keluarkan SP2HP
 
Demi Perjuangkan Hak Atas Tanah, Pria Asal Sulawesi Ini Ingin Bertemu Jokowi
 
Kasus Tanah, PERMAHI Samarinda Nilai Dakwaan Jaksa terhadap Terdakwa Achmad AR Diduga Rekayasa
 
Mahasiswa Demo PN Samarinda Pertanyakan Kejelasan Eksekusi Tanah di Jalan Siradj Salman
 
Legislator Minta Pemerintah Segera Tangani Kasus Mesuji
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral Bilang Wajar Nonton Video Porno, Psikolog: Ucapan Ganjar Gak Pantas !
Eksepsi: Tidak Ada Kerugian Negara dalam Kasus Kondensat BP MIGAS - PT TPPI
Tekapar 127 Poin, Rupiah Menjadi Mata Uang Paling Lemah di Asia
Haris Azhar Sebut Omnibus Law Cilaka RUU Haram
Survei Median: Massa 212 Lebih Pilih Anies Ketimbang Prabowo
Sekjen DPR Pastikan Tak Ada Kebakaran di Gedung Nusantara III
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Menkopolhukam Mahfud: Langkah TNI AU Memaksa Mendarat Pesawat Udara Asing Sudah Tepat dan Sesuai Aturan
Aksi 212, Sobri Lubis: Sesuai Hukum Islam, Potong Tangan Koruptor di Bawah 1 Miliar, Diatasnya Potong Leher Saja
Polisi: Artis Sinetron Aulia Farhan Ngaku Sudah 6 Bulan Gunakan Sabu dan Pelaku DK Masih Didalami
Uighur China: Ditahan karena Memelihara Janggut, Berjilbab, dan Menjelajah Internet
Polda Metro Jaya Musnahkan Barbuk Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba Senilai Total 1,5 Triliun
Mahfud MD Anggap Keliru Sudah Biasa dalam Susun Rancangan UU, PKS: Bahaya
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]