Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Virus Corona
Legislator Berharap Vaksin Covid-19 Buatan Indonesia Segera Terealisasi
2020-07-23 07:56:03

JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi IX DPR RI Lucy Kurniasari berharap vaksin Covid-19 asli buatan Indonesia segera dapat terealisasi. Kendati memerlukan dana yang cukup besar untuk memproduksi vaksin, Lucy menilai suatu kebanggaan bila Indonesia dapat menemukan vaksin Covid-19 dan digunakan di seluruh dunia.

"Namun biaya mahal itu tidak perlu dipersoalkan, karena hal ini terkait nyawa manusia yang perlu segera diselamatkan. Oleh karena itu saya masih berharap vaksin asli buatan Indonesia segera dapat terealisasi. Sebab, suatu kebanggaan bila Indonesia dapat menemukan vaksin Covid-19 dan digunakan di seluruh dunia," ujar Lucy dalam siaran pers yang diterima Parlementaria, Rabu (22/7).

Jika belakangan terdengar kabar telah hadir vaksin Covid-19 dari Sinovac, China, menurut politisi Partai Demokrat itu, hal tersebut tetap patut disyukuri. Meski vaksin tersebut kemudian tetap harus melalui uji klinis lagi di Indonesia, namun paling tidak harapan untuk dapat mengatasi pandemi Covid-19 sudah di depan mata.

"Uji klinis ini masih membutuhkan waktu dan biaya yang relatif mahal. Karena itu, kalau uji klinis ini berjalan lancar, maka tahun 2021 sudah dapat digunakan," tambahnya. Namun, ia tetap berharap agar uji coba vaksin di Indonesia ini tidak mubazir, karena sudah banyak dilakukan dan sudah mengeluarkan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Maka dari itu, ia berharap semua pekerjaan itu harus dituntaskan.(ayu/sf/DPR/bh/sya)


 
Berita Terkait Virus Corona
 
Pemerintah Perlu Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan Rakyat terkait Kedatangan Turis China
 
Pemerintah Cabut Kebijakan PPKM di Penghujung Tahun 2022
 
Indonesia Tidak Terapkan Syarat Khusus terhadap Pelancong dari China
 
Temuan BPK Soal Kejanggalan Proses Vaksinasi Jangan Dianggap Angin Lalu
 
Pemerintah Umumkan Kebijakan Bebas Masker di Ruang atau Area Publik Ini
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]