Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Nigeria
Ledakan di Mall Nigeria, Sedikitnya 21 Tewas
Thursday 26 Jun 2014 04:10:40

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab dalam serangan terbaru di Abuja.(Foto: twitter)
ABUJA, Berita HUKUM - Sebuah ledakan di pusat perbelanjaan yang ramai di ibukota Nigeria, Abuja, menewaskan sedikitnya 21 orang. Saksi mata mengatakan ledakan Rabu (25/6) pukul 04.00 waktu setempat itu memecahkan kaca dan mereka melihat orang keluar dari mal untuk warga kelas atas tersebut dengan darah di pakaiannya.

Ledakan di EMAB Shopping, Kompleks sepanjang Aminu Kano Crescent, Wuse 2, Abuja, ibukota Nigeria
kota.

Sementara jenazah manusia dan beberapa potongan tubuh terlihat berserakan.

"Setelah penyelidikan awal, kami bisa mengukuhkan 21 orang tewas dan 17 lainnya cedera," kata seorang juru bicara kepolisian kepada para wartawan di tempat kejadian.

Belum ada pihak yang yang mengaku bertanggung jawab atas serangan terbaru ini namun Nigeria dilanda serangkaian serangan kekerasan yang dituding dilakukan oleh kelompok militan Islam, Boko Haram.

Sebelumnya Boko Haram sering melancarkan serangan di kawasan timur laut Nigeria namun belakangan juga menjadikan ibukota Abuja sebagai sasaran.

Dua serangan terpisah pada bulan April menewaskan lebih dari 120 orang dan melukai 20 lainnya di sebuah stasiun bus yang sibuk di pinggiran Abuja.

Kelompok militan Boko Haram mengatakan berada di belakang kedua serangan tersebut.

Sementara itu, Inspektur Jenderal Polisi, MD Abubakar, telah memerintahkan meningkatnya kehadiran keamanan dan pengawasan di dalam dan sekitar Federal Wilayah Ibu Kota.

Demikian pula, Angkatan keamanan mengatakan mereka mengambil langkah-langkah terukur untuk memperkuat semua sasaran empuk dan infrastruktur penting dalam upaya untuk meningkatkan keamanan publik secara keseluruhan.

Bos Polisi juga meminta masyarakat untuk waspada dan untuk menjauh dari adegan ledakan sehingga tidak jatuh korban dalam kasus sejenis ledakan sekunder.

Kepulan asap hitam dapat dilihat dari satu mil (kilometer) jauhnya.

Ini adalah yang terbaru dalam serangkaian serangan kekerasan yang dipersalahkan pada ekstremis Islam. Pasukan keamanan Nigeria tampil mampu membatasi serangan hampir setiap hari terkonsentrasi di timur laut, di mana ekstremis Boko Haram memiliki benteng mereka.(BBC/ryot/r365/bhc/sya)


 
Berita Terkait Nigeria
 
'Kebrutalan Polisi' di Nigeria: Kemarahan Rakyat atas Penembakan Demonstran Berkembang Jadi Kerusuhan
 
Korban Ledakan Gas di Nigeria Terus Bertambah
 
Serangan Bom Saat Bulan Puasa di Nigeria, 44 Tewas
 
Puluhan Warga Nigeria Ditembak Mati Setelah Sholat
 
Militer Nigeria Bebaskan 234 Perempuan yang Diculik Boko Haram
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]