Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Ukraina
Ledakan Gas di Tambang Batu Bara Ukraina, 33 Tewas
Thursday 05 Mar 2015 04:23:54

Kerabat penambang yang cemas berkumpul di tempat kejadian menunggu perkembangan berita.(Foto: twitter)
UKRAINA, Berita HUKUM - Sebuah ledakan gas pada tambang batu bara di daerah Ukraina timur yang dikuasai pemberontak diyakini membuat 33 orang tewas dan membuat 30 orang terperangkap, kata para pemberontak kepada BBC. Paling tidak 14 penambang juga cedera di tambang Zasyadko, tempat terjadinya bencana tambang terburuk Ukraina hampir delapan tahun lalu di mana 101 tewas.

Kerabat penambang yang cemas berkumpul di tempat kejadian menunggu perkembangan berita.

Muncul kekhawatiran para pemberontak kekurangan sumber daya untuk menangani bencana, lapor wartawan BBC Tom Burridge.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko menuntut akses ke tambang tersebut bagi tim penyelamat pemerintah dan polisi.
Pengurus serikat buruh tambang, Mikhail Volynets, mengatakan kepada saluran televisi Ukraina bahwa dalam beberapa hari terakhir tidak terjadi konflik di daerah tersebut.

Sementara ekonomi Ukraina memburuk sejak konflik mulai terjadi pada bulan April, sebagian tambang batu bara tetap beroperasi di wilayah konflik.

Sebelum perang, kecelakaan biasa terjadi di tambang di mana standar keamanannya buruk.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Ukraina
 
• Ribuan Drone Digunakan Perang di Ukraina, Mengapa Fungsinya Begitu Penting?
 
• Krisis Pangan, Rusia Buka Opsi Ekspor Gandum Ukraina
 
• Rusia Ingin Umumkan Kemenangan di Ukraina pada 9 Mei, Kenapa Tanggal Itu Begitu Penting?
 
• Mengapa Indonesia Abstain Saat Rusia Dikeluarkan dari Dewan HAM PBB?
 
• Bagaimana Sikap Negara BRICS terhadap Rusia?
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]