Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
TNI-Polri
Lebih Kompak Safari Ramadhan, Sinergi Polri-TNI Buat Warga Adem
2018-06-02 11:47:06

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto terlihat sering bersama.(Foto: Istimewa)
NUSA TENGGARA BARAT, Berita HUKUM - Polri dan TNI terus memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI. Terlebih, di tengah masyarakat Indonesia yang saat ini menjalani ibadah puasa dan sebentar lagi menghadapi momen Hari Raya Idul Fitri.

Selama Ramadan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto terlihat sering bersama melakukan berbagai kegiatan, antara lain, rapat koordinasi bersama lembaga negara lainnya, termasuk safari Ramadan ke sejumlah daerah. Seperti yang terjadi pada waktu lalu, keduanya berkunjung ke Mapolres Tasikmalaya dan berlanjut ke Makodim 0612/Tasikmalaya.

Baru-baru ini, dalam kunjungannya ke Busa Tenggara Barat (NTB), mereka kembali meneguhkan kebersamaannya dalam menjaga keamanan dan kedaulatan NKRI.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, TNI Polri memang memiliki kekuatan besar. Tetapi, itu tidak cukup untuk menjamin keamanan tanpa didukung oleh segenap komponen bangsa.

Lebih lanjut, ia menyebut Indonesia yang terkenal dengan keramahtamahannya telah menjadi pusat perhatian dunia atas aksi teror beberapa waktu lalu. Menurut Panglima, aksi teror menjadi masalah Polri dan TNI yang harus dihadapi bersama.

"Ada satu kelompok dengan paham radikal yang ingin memecah belah. Mari kita bersama perangi itu untuk menjaga keutuhan negara," tegas Panglima.

Karena itu, Hadi meminta masyarakat tak perlu terlalu khawatir dengan kejadian teror kemarin. Sebab, ia meyakani semuanya bisa teratasi dengan sinergitas TNI-Polri beserta masyarakat.

"Dan, TNI akan mendukung apa yang menjadi kebijakan kepolisian. Semua demi tegaknya NKRI," kata Panglima yang disambut tepuk tangan meriah dari prajurit TNI dan Polri.

Makin kompaknya Polri-TNI mendapat apresiasi dari Pengamat Politik (DRC) Dimensi Research and Consulting, Januar Rahmat, Ia menyatakan, kekompakan itu menjadi pemandangan yang melegakan masyarakat.

"Mereka garda terdepan yang jadi jaminan keamanan dan utuhnya NKRI. Kita banyak momentum ke depan, ini masih puasa, setelahnya ada mudik lebaran, perayaan Idul Fitri, nanti juga ada Asean Games," katanya.

Sejumlah momentum tersebut, imbuhnya, menjadi pertaruhan keamanan nasional di mata masyarakat dalam dan luar negeri. Sehingga, jika Polri-TNI sukses menjaga suasana tetap kondusif maka citra pemerintah Indonesia akan semakin baik. "Begitu juga sebaliknya. Citra negara kita yang dipertaruhkan," tegas Januar.

Tidak hanya itu, keberhasilan Polri-TNI dengan sendirinya juga akan memberi dampak elektoral terhadap Jokowi. Mantan Gubernur Jakarta ini akan dinilai pemimpin yang tegas karena sukses mensinergikan TNI dan Polri, meski latarbelakangnya bukan militer.

Lebih mendasar lagi, harmonisnya Polri-TNI yang cukup terasa belakangan ini telah membuat masyarakat lebih tenteram dalam adem.

"Dan ini harus terus dipertahankan ke depan" pungkasnya.(bh/as)


Share : |

 
Berita Terkait TNI-Polri
Panglima TNI: Amankan dan Sukseskan Pesta Demokrasi 2019
Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Bersama
Prajurit TNI-Polri Harus Dapat Meredam Isu Jelang Pemilu 2019
Safari Ramadhan Kapolri dan Panglima TNI ke Kaltim Syarat Makna
Presiden Joko Widodo Memuji Kekompakan Terjalin antara TNI-Polri
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Rekam Aksi Beringas Brimob Saat demo, Wartawan CNN Dianiaya
Korban Aksi 21/22 Mei, Anies Baswedan: Enam Orang Meninggal Dunia
FPI: Ada Pihak Ketiga Yang Ingin Mengadu Domba
Bawaslu Diimbau Beri Laporan Evaluasi
Fadli Zon Luncurkan Buku 'Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy'
Komisi III Tolak Keempat Calon Hakim Agung
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka
5 Mantan Danjen Kopassus Siap Pimpin Aksi Demo 22 Mei 2019 Mendatang
Resmob PMJ Menangkap Wanita Pengemar Game Mobile Legend yang Bobol Bank Rp1,85 M
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]