Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Koperasi
Launching Buku 10 Tahun Koperasi, Prabowo Gugah Kembali Semangat Ekonomi Kerakyatan
Friday 12 Jul 2013 21:58:34

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, saat memberikan pernyataan pers di Hotel Kartika Chandra, jalan Gatot Subroto, Jakarta.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Launching Buku 10 Tahun Koperasi dengan kata pengantar dari Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, berlangsung di Hotel Kartika Chandra, jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Acara yang dikemas dengan Buka Puasa bersama para Jurnalis dan Kader, serta simpatisan partai Gerindra ini berlangsung meriah, dimana pada kesempatan tersebut, Prabowo menilai koperasi saat ini sudah semakin ditinggalkan.

"Koperasi adalah alat perjuangan bangsa dalam melawan kemiskinan di Indonesia, tapi sekarang koperasi sudah mulai di mati-surikan," ujarnya, Jumat (12/7).

Menurut Prabowo, ini elit negara menilai koperasi itu berbau sosialistis. Dan di tengah dominasi kapitalisme, mereka memandang koperasi sebagai gerakan orang miskin. "Dengan kata kunci persaingan, kapitalis memang meremehkan koperasi," tutur Prabowo.

Perlu diketahui bahwa, buku Sepuluh Tahun Koperasi yang diterbitkan kembali oleh Fadli Zon Library ini ditulis oleh RM Margono Djohohadikusumo, dalam rentang waktu tahun 1930-1940, dan dicetak pada tahun 1941. Buku yang menceritakan perjalanan koperasi Indonesia ini ditulis ketika Hindia-Belanda sedang mengalami depresi yang memukul perekonomian rakyat. Di masa-masa inilah, Margono memelopori tumbuhnya gerakan koperasi. Karena perjuangan Margono inilah pula, Soebadio Sastrosatomo dan Rosihan Anwar menyebut kakek Prabowo Subianto ini Pelopor Koperasi.

Prabowo menyesalkan kondisi koperasi saat ini memprihatikan. Padahal di beberapa negara maju yang selama ini menyuarakan ajaran kapitalisme pun, gerakan koperasi sudah dilirik dan bahkan di praktekan. Prabowo pun bertekad mengubah keadaan, dan mengembalikan posisi koperasi ke pusat kebijakan ekonomi.

Persoalan petani yang tak lepas dari ekonomi koperasi juga disinggungnya. "Kedepan petani Indonesia juga harus lebih baik," cetus Prabowo, dan menambahkan bahwa kalau koperasi berkembang menjadi roda perekonomian yang telah memajukan ekonomi bangsa, koperasi telah memiliki keberhasilan.

Selain buku yang ditulis R.M Margono Djojohadikusumo yang berjudul Sepuluh Tahun Koperasi (1930 - 1940) dengan kata pengantar Prabowo Subianto, nampak beberapa buku dari penerbitan Fadli Zon Library ikut dipajang di depan pintu masuk ruang acara tersebut, diantaranya, buku Jatuh Bangun Pergerakan Islam di Indonesia, karya Rosihan Anwar, Lintas Pikiran Pelukis Hardi, Daulat Pangan Daulat Petani, Politik Huru Hara Mei 1998, Idris Sardi Perjalanan Maestro Biola Indonesia, Hari Terakhir Kartosoewirjo, Mengaji Bukit Mengeja Danau karya D Zawawi Imron.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Koperasi
 
• OJK Mau Bunuh Koperasi Syari'ah?
 
• KKRG akan Masuk Wilayah Sulut dan Sulteng pada Tahun 2021
 
• RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
 
• Ketua DPR Harap Pemerintah Proaktif Selesaikan RUU Perkoperasian untuk Segera Dapat Disahkan
 
• PP Muhammadiyah: 'Mafia' Rentenir, di Balik Belum Disahkannya RUU Perkoperasian
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]