Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Penistaan Agama Islam
Lagi, Wakil Ketua DPR Terima Laporan Penghinaan Agama
2016-10-20 06:25:35

Ilustrasi. Profile akun twitter Apollinaris Darmawan.(Foto: twitter)
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menerima pengaduan dari Raja - Sultan Nusantara terkait dugaan penghinaan agama Islam yang dilakukan oleh seorang penulis dan pimpinan perusahan percetakaan. Menyikapi hal ini, politisi F-Gerindra itu meminta agar diteliti identitas oknum penghina agama Islam itu.

"Masalah penistaan agama yang dilakukan oleh seseorang ini, harus diteliti identitasnya, karena sangat vulgar," kata Fadli, usai menerima Raja - Sultan Nusantara Indonesia, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (17/10) malam.

Politisi asal dapil Jawa Barat itu mengaku, sudah mencari tahu dan mengikuti pemberitaannya dari media mengenai perkembangan permasalahan ini. Ia pun akan menyampaikan laporan ini ke Komisi DPR terkait.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Silatnas Raja - Sultan Nusantara, Upu Latu M. L. Benny Ahmad Samu Samu menyampaikan kepada Fadli mengenai identitas penghina agama Islam, bernama Apollinaris Darmawan. Diketahui, Apollinaris menulis buku berjudul 'Muhammad Arab Buta Huruf Mengaku Nabi'.

"Dalam buku itu, penulis sangat melecehkan dan mendzolimi Nabi Muhammad SAW, dan menghina serta menistakan agama Islam, yakni kepada Al-Qur'an, Allah SWT, dan Nabi Muhammad SAW," jelas Benny Ahmad.

Atas tindakan penistaan agama itu, BP Silatnas Raja - Sultan Nusantara menggugat secara hukum Apollinaris Darmawan, yang selain ditulis dalam bukunya, dan akun Twitter @ApolDarmawan.(sf/DPR/bh/sya)


 
Berita Terkait Penistaan Agama Islam
 
DICARI!!, Setelah M Kece, Pria Ini Jadi Buronan Netizen Gegara Hina Nabi Muhammad
 
HNW Apresiasi Kinerja Polri Tangkap Terduga Penista Agama
 
Sukmawati, Potret Sosial-Politik dan Hukum Kita
 
Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz Bachtiar Nasir sebagai Tersangka Dugaan TPPU
 
Jubir PA 212 Kembali Mendatangi PMJ untuk Menanyakan LP Ketua BTP Mania, Immanuel Ebenizer
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]