Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Flu Burung
Lagi, Korban Suspect Flu Burung Meninggal Dunia
Friday 20 Jan 2012 15:27:18

Ilutrasi korban suspect flu burung (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Setelah Puguh Dwi Yanto (23) korban suspect flu burung meninggal dunia pada awal Januari lalu, kini giliran Adra Soraya Ramadhani (5) yang meninggal dunia. Korban merupakan keponakan dari Puguh. Padahal, dari hasil tes sebelumnya, Adra sempat dinyatakan negatif flu burung dari RS Husada.

Sebelum meninggal, Adra yang juga warga Sunter, Tanjung Priok sempat dirawat di ruang isolasi RS Persahabatan, Jakarta Timur. Hasil tes selama tiga kali, darah Adra dinyatakan negatif flu burung. Atas dasar itu, Adra pun sempat keluar dari ruang isolasi

Namun, setelah keluar dari ruang isolasi, terjadi kenaikan level dari kondisi Adra. Lalu dia pun kembali ke ruang isolasi dan menjalani tes serupa. Hasil tes terakhir yang dilakukan Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Badan Litbang Kesehatan menyatakan Adra positif flu burung

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emmawati membenarkan meninggalnya Adra Soraya yang disebabkan positif flu burung. "Adra meninggal dunia beberapa hari lalu. Adra memang positif flu burung," ujar Dien kepada wartawan, Jumat (20/1).

Untuk mengantisipasi penyebaran virus H5N1 itu, lanjut dia, pihaknya langsung membagikan Tamiflu kepada orang-orang yang sering melakukan kontak dengan Puguh. Begitupun dengan unggas yang ada di sekitar rumah korban langsung dimusnahkan.

Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tidak memelihara unggas di kawasan pemukiman. Pemerintah melarang memelihara unggas di kawasan tempat tinggal tanpa dilengkapi sertifikasi. Jika ada gejala flu burung, kami minta masyarakat segera melaporkannya dan segera berobat, agar pemerintah cepat mengambil tindakan,” jelas Dien.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, pada 2010 terdapat tiga kasus flu burung dengan jumlah korban meninggal dunia dua orang. Sedangkan sepanjang 2011,ada tiga kasus flu burung dengan jumlah korban meninggal dunia tiga orang. Sementara tahun ini, terdapat dua kasus flu burung dengan jumlah korban meninggal dunia dua jiwa.(bjc/irw)


 
Berita Terkait Flu Burung
 
• Ilmuwan India prediksi flu burung dapat menular ke manusia - Apa antisipasi yang bisa dilakukan?
 
• Hati-hati Flu Burung, Belasan Ribu Unggas Mati di Jabar
 
• 18 Orang di Cina Diserang Flu Burung H7N9
 
• AIRC Unair Temukan Vaksin Flu Burung
 
• Universitas Airlangga Temukan Vaksin Flu Burung, Pemerintah Kurang Cepat Merespon
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]