Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Aceh
LAF Minta Kandidat Wali Kota Subussalam Gunakan Etika Berpolitik Santun
Saturday 12 Oct 2013 19:21:28

Salah satu Baliho kandidat calon wali Kota dan wakil wali Kota Subussalam.(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Menjelang pemilihan Wali Kota Subussalam, Atmosfer politik terus menghangat Kondisi ini dikhawatirkan bisa memicu konflik antar pendukung kandidat calon.

Dibeberapa hari terakhir ini,gejala konflik antar pendukung mulai terlihat, kampanye kampanye terselubung makin gencar dilakukan, yang menyerang dan berupaya menjatuhkan calon lain dengan mengumbar sisi keburukan lawan.

Menjelang pemilihan Wali Kota pada 29 Oktober mendatang, pengrusakan Baliho pasangan kandidat sudah mulai terlihat, bahkan ada kandidat yang menyebutkan kandidat lain melakukan korupsi, dinasti, mafia tanah, isu kandidat lokal, ketidak terampilan berbicara.

Keprihatinan ini disampaikan Koordinator Wilayah Lembaga Acheh Future kota subussalam Farida Solin, Farida Solin mengatakan, "politik yang dimainkan sebagian kandidat sudah mengabaikan etika berpolitik santun yang mesti harus dikedepankan" ujarnya.

Kami menyarankan agar masyarakat Subussalam harus berani memberikan sanksi moral terhadap kandidat yang nyata-nyata mengabaikan etika berpolitik santun, kami dari Lembaga Acheh Future merasa sangat prihatin, dengan pola perpolitikan yang cenderung tidak santun.

Hal tersebut merupakan hasil dari sebuah pola pendidikan politik daerah yang tidak tuntas, "jadi cara untuk menghindarinya masyarakat jangan memberikan dukungan kepada calon yang tidak santun dalam berpolitik," pungkas farida Solin.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun
RUU Perampasan Aset Masih Ada di Prolegnas Prioritas 2026, DPR-Pemerintah Concern Membahas
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]