Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Televisi
Kritik Acara TV Alay, Deddy Corbuzier Bantah Bertengkar Sederet Artis Ini
2018-03-18 20:50:57

JAKARTA, Berita HUKUM - Presenter dan mantan ilusionis top Indonesia Deddy Corbuzier (41) kembali membuat vlog tentang acara televisi yang disebut alay. Dalam vlog ketiga yang mengusung tema serupa, Deddy Corbuzier membuat sejumlah klarifikasi.

Deddy Corbuzier menegaskan tidak menyebut Ivan Gunawan, Ruben Onsu, dan Uya Kuya dalam jajaran artis alay. Nama mereka sempat ikut terseret karena rutin mengisi program harian televisi.

"Kenapa yang diwawancarai (media) artisnya itu-itu aja? Ivan Gunawan, Ruben, Uya Kuya. Why them? Lucu sekali karena saya tidak pernah menyebut nama siapapun. Tidak menyebut acara apapun. Tapi, kenapa media mewawancarai mereka? Kenapa bukan Sophia Latjuba, Najwa Shihab atau Prilly?" tutur Deddy Corbuzier pada Sabtu

Deddy Corbuzier juga menjelaskan status hubungannya dengan Ivan Gunawan, Ruben Onsu, dan Uya Kuya. Menurut presenter acara Hitam Putih ini, tidak ada masalah antara dirinya dengan mereka bertiga.

"Do I have problem with them? Absolutely not. Life is too good to have problem with you. (Apakah saya punya masalah dengan mereka? Tentu saja tidak. Kehidupan ini sudah sangat baik tanpa memiliki masalah dengan mereka)," lanjut Deddy Corbuzier.

Karena hubungan mereka baik-baik saja, Deddy Corbuzier pun merasa Ivan Gunawan serta Ruben Onsu tidak mencela dirinya. "Media ngomong katanya Ivan Gunawan mencela saya, Ruben mencela saya... I don't think they do that," tutup Deddy Corbuzier.

Di samping memberikan klarifikasi, Deddy Corbuzier turut menyampaikan keheranannya soal acara alay. Deddy Corbuzier bingung karena kata-kata tersebut sudah muncul sejak lama, namun baru menghebohkan sekarang.

"Kata-kata alay belakangan jadi fenomenal padahal udah dari jaman dulu. The question is why when I talk, everything becomes big? (Pertanyaannya adalah kenapa setiap saya berbicara, semua hal menjadi heboh?)" tanya Deddy Corbuzier.

Belakangan ini Deddy memang sedang gencar membicarakan soal artis alay berikut beberapa program yang juga dianggap alay.

Yang dimaksud program alay disini adalah program yang kurang mendidik dan hanya menjual gimmick atau lelucon yang terkesan memaksa.

Bahkan Deddy sampai diberi penghargaan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat karena menyuarakan opininya soal acara alay. Komisi Penyiaran Indoenesia mengatakan apa yang dikeluhkan Deddy Corbuzier sebenarnya juga dirasakan pihaknya. Namun KPI tidak bisa bertindak terlalu ekstrim karena tidak mau membunuh kreativitas.

Lihat Video Youtube komentar Deddy Corbuzier yang diunggah pada Sabtu (17/3) yang kini telah disaksikan oleh 799.046 orang dengan judul: AKHIRNYA DI SERANG ALAY....

Hidup itu pilihan. Hitam dan Putih..
Silahkan memilih..
And Ur all smart people... U know Ur Choice.
Kalau kita tidak bisa menyelamatkan semua.. Setidaknya kita bisa menyelamatkan yang kita cintai...
Kata Alay jadi fenomena...
Aneh tapi nyata..
Bukankah mereka bangga dengan predikat Alay..
Sampai menyebutkan dirinya sendiri Alay.
Sampai ada yang membuat predikat nya.
Lalu apa yang kalian ributkan...

(17/3).(dbs/ap/ss/tabloidbintang/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Televisi
Kritik Acara TV Alay, Deddy Corbuzier Bantah Bertengkar Sederet Artis Ini
Trans TV Mulai Luncurkan 4 Program Baru
Setelah Sukses D'Academy 1, Indosiar Kembali Hadirkan D'Academy 2
ANTV Janji akan Evaluasi Tayangan Film ‘King Suleiman’
Tayangkan Nikah Artis secara Langsung Trans TV dan RCTI Kena Tegur KPI
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Komisi VII Pertanyakan Dana Jaminan Reklamasi dan Pasca Tambang pada KLHK
Penanganan Bencana Alam Dinilai Lambat
Netralitas TNI dan Polri pada Pemilu Tentukan Kualitas Demokrasi
22 Pucuk Pistol Air Gun Diamankan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok
Harimau Jokowi Layangkan Gugatan Perdata kepada Prabowo terkait Selang Cuci Darah RSCM
Resmob PMJ Menangkap Pelaku Penipuan Mengaku sebagai Kepala Sekolah SD Rejosari
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Netralitas TNI dan Polri pada Pemilu Tentukan Kualitas Demokrasi
Inilah Deretan Penghargaan Diraih Pemrov DKI Jakarta Dibawah Kepemimpinan Anies Baswedan
Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar Acara Millennial Road Safety Festival 2019
LIPI: Ada 3 Provinsi di Indonesia Rawan Hoaks
Polri Siap Meluncurkan Gebrakan Milenial Road Safety Festival Guna Menekan Angka Kecelakaan
Kaku dan Kurang Menarik, Format Debat Pilpres Berikutnya Harus Dievaluasi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]