Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Irak
Korban Tewas di Irak Bulan Juni 1.000 Jiwa Lebih
Tuesday 24 Jun 2014 23:31:33

Kelompok militan yang dipimpin ISIS menguasai sejumlah besar kawasan di Irak bulan Juni.
IRAK, Berita HUKUM - Paling tidak 1.075 orang -sebagian besar warga sipil- tewas di Irak selama bulan Juni, menurut pengawas PBB. Tim hak asasi PBB di Irak melaporkan paling tidak 757 warga sipil tewas di provinsi Nineveh, Diyala, dan Salahuddin antara tanggal 5 dan 22 Juni.

PBB menambahkan paling tidak 318 orang lainnya tewas pada periode yang sama di Baghdad dan kawasan di Irak selatan.

Juru bicara PBB, Rupert Colville, mengatakan data itu harus dianggap sebagai jumlah minimum.

Colville menambahkan jumlah itu termasuk sejumlah kasus pembunuhan yang telah diverifikasi serta polisi dan tentara yang tidak lagi ikut perang.

Penculikan dan pembunuhan di Salahuddin

Bulan Juni ini pemberontak yang dipimpin oleh kelompok yang tergabung dalam Negara Islam di Irak dan Levant (ISIS) menguasai sejumlah besar kawasan di utara dan barat termasuk kota terbesar kedua Irak, Mosul.

Dalam laporan terkait kematian korban di Irak bulan Juni, PBB menyebutkan sejumlah contoh termasuk 15 warga Syiah yang diculik dan dibunuh dari desa di Pirwajili di provinsi Salahuddin.

Laporan lain menyebutkan 45 jenazah yang tidak diidentifikasi ditemukan di tepian sungai Tigris.

Selain itu, staf hak asasi PBB di Irak memastikan laporan terkait pembantaian yang dilakukakan pasukan Irak saat mereka mundur dari markas Komando Opeasi Nineveh di kota Mosul saat mereka dipukul mundur oleh pejuang ISIS.
Dalam insiden itu disebutkan granat dilempar ke ruang-ruang yang penuh dengan tahanan dan menewaskan paling tidak 10 orang dan melukai 14 lainnya.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Irak
 
• PBB Menyerukan Diakhirinya Kekerasan di Irak yang Menewaskan Hampir 100 Orang
 
• Bom Tewaskan 165 Orang Lebih, Irak Umumkan Hari Berkabung Nasional
 
• Pengungsi di Irak Mencapai 3 Juta Orang
 
• Seribu Rudal Antitank AS Dikirim ke Irak
 
• AS Kirim 1.500 Tentara Tambahan ke Irak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]