Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Koperasi
Koperasi Mon Madu PTPN I Aceh 'Jerat Leher' Karyawan
Tuesday 04 Mar 2014 13:10:45

Ilustrasi. Gedung PTP. Nusantara - I (Persero) Aceh.(Foto: Istimewa)
ACEH, Berita HUKUM - Koperasi Mon Madu Perusahaan Perkebunan Nusantara I (Persero) (PTPN1) Aceh dalam menyediakan 9 bahan pokok (sembako) bagi anggotanya (karyawan) Perusahaan milik BUMN tersebut harganya mencekik leher.

Koperasi itu bukan saja menaikkan harga sembako bagi anggotanya (karyawan) diatas harga pasaran, koperasi tersebut juga diduga sarang korupsi. Koperasi yang memiliki lebih dari 6.000 anggotanya dari berbagai unit, dan dalam operasi pengangkutan buah Sawit juga diduga kuat terjadi manipulasi.

Hal tersebut di lakukan Koperasi Mon Madu dengan mensubkan pekerjaan pengangkutan buah sawit dengan menggunakan pihak ke tiga, yang tidak memiliki perjanjian kontrak kerja, apa lagi disinyalir bukan dengan perusahaan CV atau PT, tapi dengan oknum perorangan yang sangat rentan terhadap terjadinya penipuan atau korupsi.

Sementara, Manager Koperasi Mon Madu Kebun Baru PTP. Nusantara - I (Persero) Aceh, Junaidi saat di konfirmasi Pewarta BeritaHUKUM.com pada, Senin (3/3) kemarin di ruang kerjanya mengatakan," siapa yang mengatakan Koperasi ini menaikkan harga sembako diatas harga pasaran, bawa kemari," ujar Junaidi.

Junaidi menambahkan, "Koperasi Mon Madu ini bukan grosir, kami gak mau rugi, kan pantas kami naikkan harga 5% (persen) dari harga pasaran, karena kami mau cari untung juga, kami dah nunggu lama sampe 45 hari baru di bayar, gak mungkin, kami tidak mengambil keuntungan," sebut Junaidi.

"Apa lagi koperasi ini memiliki 6.000 anggota lebih dari beberapa unit, para karyawan mulai ngutang dari tanggal 26 baru di bayar tanggal 5 bulan depan, makanya kami naikkan harga, Kalau untuk pengangkutan buah kami memang menggunakan pihak ke 3, karena kami tidak cukup kendaraan," pungkas Junaidi.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Koperasi
 
• OJK Mau Bunuh Koperasi Syari'ah?
 
• KKRG akan Masuk Wilayah Sulut dan Sulteng pada Tahun 2021
 
• RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
 
• Ketua DPR Harap Pemerintah Proaktif Selesaikan RUU Perkoperasian untuk Segera Dapat Disahkan
 
• PP Muhammadiyah: 'Mafia' Rentenir, di Balik Belum Disahkannya RUU Perkoperasian
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]