Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pemilu
Komunitas Peradilan Semu Universitas Jayabaya Deklarasikan Pemilu Damai Tanpa Hoaks
2019-02-22 10:48:27

Deklarasi Pemilu Damai oleh Komunitas Peradilan Semu Fakultas Hukum Universitas Jayabaya.(Foto: BH /mos)
JAKARTA, Berita HUKUM - Seruan untuk mendukung terlaksananya Pemilihan Umum yang aman dan damai terus disampaikan oleh berbagai pihak. Termasuk dari kalangan mahasiswa dan mahasiswi yang tergabung dalam Komunitas Peradilan Semu Fakultas Hukum Universitas Jayabaya.

Komunitas Peradilan Semu Fakuktas Hukum Universitas Jayabaya menegaskan, bahwa segala bentuk berita bohong dan ujaran kebencian merupakan sebuah sikap yang patut dicegah.

"Kami Komunitas Peradilan Semu Fakultas Hukum Universitas Jayabaya mendukung pemerintah dalam melaksanakan Pemilu 2019 dengan damai tanpa hoaks dan ujaran kebencian," kata Ketua Delegasi Komunitas Peradilan Semu Fakultas Hukum Universitas Jayabaya, Fajrin Sulis Fikrianti saat membacakan deklarasi Pemilu damai yang diikuti oleh seluruh anggotanya di Gedung Fakultas Hukum Universitas Jayabaya, Jakarta, Jumat (22/2).

Fajrin mengatakan untuk mencegah hoaks di lingkup kampus, dimulai dengan saling mengingatkan antar sesama mahasiswa. Sehingga, mahasiswa memiliki komitmen yang sama untuk memberantas hoaks.

"Untuk menyaring segala sesuatunya dari media sosial saya filter kemudian lebih mengingatkan kepada teman-teman untuk jangan menyebarluaskan sesuatu yg blm tentu benar adanya. Karena kan sudah ada UU yang mengatur," ujar Fajrin.

Dia pun mengimbau kepada seluruh pihak khususnya kalangan mahasiswa, untuk tidak mudah begitu saja menyebarluaskan kabar, berita maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Saya mengingatkan janganlah menyebarkan hal-hal yang tidak benar karena sudah ada aturannya jadi lebih baik menyaring dulu apa yang sudah di dapat baru disebarluaskan kalau bisa jangan main share aja," ucapnya.(bh/mos)

Share : |

 
Berita Terkait Pemilu
Aher Serukan Hadapi Pemilu Damai dengan Sejuk dan Gembira
Hormati Pilihan Politik Pihak Lain, Ialah Cara Jawara Banten Dukung Pemilu Damai
FKUB Banten Imbau Masyarakat Sukseskan Pemilu Damai
Lembaga Survei Harus Adil
Rapat Persiapan Pemilu, Komisi II Hasilkan 8 Poin Kesepakatan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus Kriminalisasi Wartawan Aceh dan Sulut Membuktikan Lemahnya Rakyat di Depan Penguasa dan Pengusaha
Prabowo: Jika Kita Difitnah, Balas dengan Budi Pekerti
Permasalahan Pertanahan di Tanah Air Harus Diselesaikan
Pengungsi Bangladesh Minta Rakyat Indonesia Bersyukur karena Indonesia Damai
Pengoplosan Gas Subsidi Sebabkan Kelangkaan Gas Elpiji
Program MRT Bukan Keberhasilan Jokowi Sendiri
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Pesan Damai Prabowo Subianto untuk Rakyat Indonesia dari Papua
Indonesia Menang Mutlak Atas Perkara Gugatan Churchill Mining Plc dan Planet Mining Pty Ltd
KPK OTT Direktur BUMN Krakatau Steel, Jokowi Gagal Kelola BUMN yang Bersih dari Korupsi dan Suap
Polisi Menangkap 9 Tersangka Sindikat Pemalsu Materai yang Dijual Online
KPK Tetapkan 3 Tersangka Dalam Kasus Suap Seleksi Jabatan di Lingkungan Kementerian Agama
Tunjukkan Solidaritas, Lampu JPO GBK Visualkan Warna Bendera Selandia Baru
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]