Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pemerasan
Komplotan Penyidik KPK Gadungan Kasus Zumi Zola Ditangkap Polisi
2018-02-19 17:41:39

Wadirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary Syam Indradi dan Tim saat Press Release di Polda Metro Jaya, Senin (19/2).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap komplotan penipu mengaku sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Empat anggota penipu yang membawa-bawa nama KPK berinisial HRS (44), Abd (47), ER (48), dan D (51).

Wadirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan otak pelaku penipuan HRS meminta kepada korbannya EP (42) sebanyak 2 miliar.

"Korban sadar ditipu setelah mentransfer uang Rp 10 juta. Korban melapor ke polisi," ujar Ade di Polda Metro Jaya, Senin (19/2).

Awalnya pelaku D menghubungi EP, mengaku mengenal penyidik KPK yang bisa menyelesaikan masalah korban dari ancaman jeratan hukum di KPK.

Menurut Ade, korban memang sedang berurusan dengan KPK dan diminta datang ke Jakarta dari Jambi oleh pelaku D.

"Pelaku D mempertemukan korban dengan pelaku ER, yang disebut pelaku D memiliki kenalan penyidik KPK," kata Ade.

Korban EP dibawa ke hotel di kawasan Jakarta Barat untuk menemui dua penyidik KPK gadungan ABD dan HRS.

"Saat bertemu korbannya, ABD mengaku penyidik KPK yang bernama Imam Turmudi dan HRS sebagai Irawan," terang Ade.

Di hotel Mercure, Jakarta Barat, korban dimintai mahar Rp 150 juta oleh kedua penyidik gadungan agar bisa melepaskan ancaman jerat pidana dugaan korupsi.

Para pelaku meminta sejumlah uang untuk bisa membantu masalah pelapor tersebut. Pelapor mentransfer Rp 10 juta ke rekening tersangka atas nama Abdullah untuk menyelesaikan kasus yang dialami pelapor di KPK.

Korban yang ketakutan terseret kasus korupsi itu adalah saksi kasus suap dengan tersangka Gubernur Jambi, Zumi Zola.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Pemerasan
Komplotan Penyidik KPK Gadungan Kasus Zumi Zola Ditangkap Polisi
Propam Polda Metro Jaya Tangkap 4 Oknum Polisi Pelaku Pemerasan
Polda Metro Jaya Tangkap 2 Wanita Pelaku Pemerasan di Cengkareng
Oknum Intel Polda Aceh Diduga Peras Warga Bireun Rp 50 Juta
Lagi, Penyidik Gadungan KPK Dibekuk, Masyarakat Diminta Waspada
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Prancis Rusuh Lagi: 125.000 Demonstran Turun, Toko Dijarah, 1.000 Ditahan
Kemampuan Menembak Merupakan Tuntutan Profesionalisme Prajurit
Mantan Ketua Forum Wartawan Polri Jadi Caleg DPR RI Hanura Dapil Jatim
Ditemukan Berceceran 2.158 KTP Dimainkan Anak di Pondok Kopi, Duren Sawit
Kampanyekan Antikorupsi Lewat Film, KPK Anugerahi Pemenang ACFFEST 2018
Tim Futsal Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya Menjuarai Kapolda Cup 2018
Untitled Document

  Berita Utama >
   
E-KTP Diperjual Belikan, Mardani: Ini Kejadian Luar Biasa
Ketum PPAD Kiki Syahnakri Sebut Aksi Penembakan di Nduga Papua Melebihi Terorisme
Ditlantas Polda Metro Jaya Telah Melakukan Tilang Elektronik, Sebanyak 193 Kenderaan Diblokir
Ledakan Terjadi Saat Simulasi Kecelakaan Mobil Pembawa Radioaktif Bocor
Menanggulangi Kebangkrutan Ekonomi Masyarakat di Koridor Jalan Pantura Akibat Pengoperasian Jalan Tol Trans Java
Ketum FSP BUMN Bersatu: Skandal JICT, Harus Disidangkan Dahulu RJ Lino Biar Jelas !
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]