Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Ristek
Komite Iptek Asean 2014 Canangkan Inovasi Pangan, Energi dan Air
Tuesday 19 Aug 2014 03:57:42

Acara Komite Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) tergabung dalam negara-negara Asean Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) di Bogor, Senin (18/8).(Foto: BH/mat)
BOGOR, Berita HUKUM - Komite Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) tergabung dalam negara-negara Asean Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) kembali mengadakan kegiatan konferensi terkait inovasi pangan, energi dan air. Konferensi yang diadakan di Bogor, Senin (18/8) menekankan kerjasama serta transaksi teknologi diantara peserta yang hadir.

Dalam konferensi ini sekitar 280 peserta berpartisipasi yang datang dari luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Jepang, Republik Rakyat Tiongkok, India, Italia dan Swedia. Selain itu peserta dihadiri pula oleh ilmuwan, insinyur dan pelaku bisnis dari dalam negeri.

Dalam sambutannya Menteri Riset dan Teknologi, Muhammad Gusti Hatta menekankan perlu adanya kerjasama di bidang riset ilmu pengetahuan, selain bertukar informasi dan promosi iptek.

“Kami harapkan dari konferensi ini perlu ditindaklanjuti kerjasama Iptek antar negara asean. Terutama terkait inovasi pangan, energi dan air. 10 negara berdiskusi, bertukar informasi, kerjasama, promosi Iptek dan transaksi teknologi," kata Gusti Hatta, di sela-sela pembukaan ASEAN Committee on Science and Technology (COST) di Bogor.

Menristek menambahkan saat ini ada keinginan agar negara-negara ASEAN berubah. Jika dulu pembangunan ekonomi menekankan pada bahan mentah, saat ini mengacu pada pengetahuan sehingga bisa menciptakan nilai tambah.

The ASEAN Conference on Science and Technology 2014 merupakan bagian dari kegiatan the 9th ASEAN Science and Technology Week yang bertema Inovasi untuk Kawasan Paling Dinamis di Dunia yang berlangsung 18-28 Agustus 2014.

Sedangkan pada 18-19 Agustus 2014 konferensi yang dilakukan merupakan acara 3 tahunan Komite Iptek ASEAN (COST) yang saat ini telah memiliki 9 sub komite dan telah melakukan program-program unggulan untuk dikolaborasikan antar negara anggota.

Dalam pertemuan ini konferensi dibagi ke dalam 8 sesi paralel yakni sub komite Iptek Kelautan, Iptek Material, Iptek Energi berkelanjutan, Mikroelektonika dan Teknologi informasi, Bioteknologi, Meteorologi dan Geofisika serta Teknologi antariksa.(bhc/mat)


 
Berita Terkait Ristek
 
Tingkatkan Inovasi Industri, Kemenristekdikti Terus Kembangkan Penelitian dan Kerjasama
 
PP-IPTEK Kemenristekdikti Adakan Kompetisi Poster Sains Antariksa
 
Membumikan Riset Strategis Pertanian, Dua Kementerian Bersinergi
 
Sambut Pembangunan Jaringan Gas Blok Masela, Menristek Dikti Siapkan SDM
 
Tingkatkan Hilirisasi Hasil Riset, Menristek Dikti Gandeng Perguruan Tinggi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]