Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Bank Indonesia
Komisi XI Fit & Proper Test Calon Deputi Gubernur BI
Friday 15 Mar 2013 09:14:22

Anggota Komisi XI Arif Budimanta.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi XI Arif Budimanta menyatakan hari Kamis (14/3) Komisi XI melakukan fit and proper test kepada calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Ia menilai, kedua calon deputi gubernur BI memiliki track record yang cukup baik. Kedua calon Deputi Gubernur BI itu adalah Perry Warjiyo dan Hendar.

"Besok (hari ini) ada fit and proper test Deputi Gubernur BI untuk mengisi kekosongan posisi yang sudah pensiun. Saya menilai kedua calon tersebut memiliki track record yang cukup baik," ujar Anggota Komisi XI Arif Budimanta, usai Raker dengan Kepala BIN di Gedung Nusantara I, Kamis (14/3).

Arif mengatakan, ada tiga pernyataan yang ditekankan dalam menentukan calon Deputi Gubernur BI. Hal pertama, dilihat dari pengalaman proses pencalonan Deputi Gubernur yang sampai berkali-kali.

“Kedua, dari posisi atau jabatan Perry Warjiyo lebih tinggi yaitu asisten Gubernur BI, artinya dia lebih tinggi dibanding kompetitornya, Hendar. Ketiga, dari sisi track record, kapabilitas, juga pengalaman, memang keduanya itu dari moneter,” tukas Arif.

Arief melihat, dari sisi pengalaman, Perry Warjiyo dianggap lebih senior. Namun yang terpenting, siapapun yang terpilih menjadi Deputi Gubernur BI harus bisa mementingkan kepentingan nasional. Termasuk menjaga nilai tukar yang baik dan komitmen terhadap pasar keuangan dalam negeri.

"Fokus fit and proper test harus mencari yang terbaik dari kedua calon, meskipun pak Perry Warjiyo lebih senior dan mempunyai jabatan sebagai asisten Gubernur BI. Kita belum putuskan siapa yang lebih condong, kita akan lihat dari hasil fit and proper test-nya," tutup Arief.(sf/dpr/bhc/rby)


 
Berita Terkait Bank Indonesia
 
Jangan Sampai Demi Jaga Pertumbuhan, Independensi BI Jadi Bias
 
Data Bank Indonesia Diretas Hacker, Apa yang Diincar?
 
Paripurna DPR Resmi Tunjuk Doni Primanto Jadi DG BI
 
Rizal Ramli Acungkan Dua Jempol Untuk Gubernur BI Yang Menolak Cetak Uang Rp 600 Triliun
 
Paripurna DPR Setujui Erwin Riyanto Jadi Deputi Gubernur BI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]