Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Garuda Indonesia
Kidzania Gandeng Garuda Indonesia Datangkan A-330 untuk Wahana Flight Simulator
Wednesday 11 Feb 2015 18:10:07

Garuda Indonesia gandeng Kidzania. Kedua pihak tersebut sepakat meluncurkan program wahana bermain anak-anak di Kidzania Pacific Place, Jakarta pada, Rabu (11/2).(Foto: BH/yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam rangka mengembangkan strategi pemasaran, maskapai Garuda Indonesia gandeng Kidzania. Kedua pihak tersebut sepakat meluncurkan program wahana bermain anak-anak di Kidzania Pacific Place, Jakarta pada, Rabu (11/2).

Direktur Komersial PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Handayani menjelaskan, melalui program branding ini pihaknya mengincar anak-anak untuk menjadi penumpang loyal Garuda Indonesia dan menjadi duta maskapai penerbangan tersebut di masa depan.

"Kerjasama antara Garuda dan Kidzania ini akan berlangsung selama lima tahun," kata Handayani di sela acara peluncuran mock-up pesawat Garuda Indonesia type Airbus A330 di Jakarta, Rabu (11/2).

Di saat yang sama, Kerry Riza, City Major Kidzania menyampaikan kebanggaan hadirnya establishment baru yaitu Flight Simulator dari maskapai kebangaan tanah air, Garuda Indonesia. Anak Anda dapat menjadi Pilot, Co Pilot, Pramugari, Pramugara dan awak kabin, layar simulator uang interaktif dan menyerupai airport Bandara Soetta, Juanda dan lainnya," papar Kerry mantap.

Diingatkan beberapa hal dari Kidzania seperti To be, melakukan, bertindak dan melakukan apa saja yang diinginkan, To Know, To Create, gagasan untuk membimbing anak untuk memotivasi, To Share sebagai hak untuk menumbuhkan empati, To Care, To Play untuk mengembangkan kemampuan anak agar hidup lebih menyenangkan.

"Wahana ini diharapkan dapat memberi pemahaman industri penerbangan Indonesia sehingga menjadi media menarik bagi anak-anak untuk belajar, apalagi dapat punya cita-cita atau bisa mewujudkan mimpi kenapa pesawat itu bisa terbang, bagaimana pesawat itu bisa bekerja dan semua itu ada di simulator dapat memberi informasi, bisa dikoordinasikan dan anak lebih memahami termasuk banyak profesi mulai dari pilot, peragawati dan awak kabin lainnya, dengan menggunakan baju pilot, pramugari dan lainnya sehingga Garuda sebagai national flight carrier dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak kita semua, sehingga Garuda Indonesia dapat dicintai oleh semua pihak dari usia dini," papar Handayani, dengan lugas sebagai Comercial Director of Garuda Indonesia.

Berkenaan dengan Establishment baru ini dijelaskan oleh Faisal Reza dari Kidzania yang menjelaskan bahwa, ada beberapa destinasi dari Simulator dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia.

"Anak-anak Anda dapat memilih banyak destinasi seperti dari Kidzania menuju bandara Husein Sastranegara, Juanda, Bandara Soetta dan Kualanamu Medan. Simulator yang dipakai adalah Airbus 330, anak-anak dapat memilih jadi pilot, pramugari atau awak kabin lainnya. Disiapkan juga pengajuan Garuda Miles dan ada tiketing termasuk kenyamanan dari penumpang. Anak Anda dapat melayani para penumpang dengan dapur mini yang sudah ada. Dikenalkan ada 10 jenis awan termasuk kondisi cuaca sebelum terbang menuju bandara tujuan. Establishment baru ini beda dan banyak yang fungsi baru, sehingga tidak hanya memainkan simulator saja jadi pilihan yang beragam untuk anak-anak Anda," jelas Faisal Reza.(bhc/yun)


 
Berita Terkait Garuda Indonesia
 
Anggota DPR Soroti Alokasi PMN Garuda Sebesar Rp7,5 Triliun
 
Menteri BUMN Laporkan Dugaan Korupsi Pembelian Pesawat Garuda Era Dirut AS ke Kejagung
 
Selamatkan Garuda Indonesia, Anggota DPR Dukung Usulan Pembentukan Panja
 
Anggota Komisi VI Tolak Opsi Garuda Indonesia Pailit
 
Hingga Desember 2020, Garuda Indonesia Tunggak Gaji Karyawan Rp 326 Miliar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]