Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Muhammadiyah
Ketum PP Muhammadiyah: Umat Islam Harus Terus Berjuang, Tidak Boleh Berhenti
Thursday 12 Mar 2015 03:59:19

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin meresmikan Muhammadiyah Business Centre (MBC) di Kota Metro, Lampung.(Foto: Istimewa)
METRO, Berita HUKUM - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin meresmikan Muhammadiyah Business Centre (MBC) di Kota Metro, Lampung, serta penandatanganan Sembilan prasasti amal usaha Muhammadiyah, bertempat di area komplek Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Metro, Lampung yang dihadiri juga oleh Walikota Metro Lukman Hakim, dan ribuan warga Muhammadiyah Metro, Sabtu kemarin (7/3).

Dalam sambutannya, Din mengingatkan umat Islam untuk mempunyai sikap spiritual aktif. “Spiritual aktif, dinamis, dan progresif sebagai watak dan karakter Muhammadiyah, ini yang harus dimiliki setiap individu muslim,“ tegasnya.

Menurutnya, Umat Islam tidak boleh pasif, berdzikir saja di rumah tidak menghasilkan apa-apa untuk umat. “Dzikir dan sholat kita hendaknya menghasilkan amalan-amalan yang bermanfaat untuk umat, sehingga pulang dari sholat, terfikirkan apa yang bisa kita amalkan untuk umat, salah satunya di bidang ekonomi, “ kata Din.

Namun, umat Islam tidak boleh juga bangga dengan pencapaian yang sudah ada lalu berhenti berjuang. Umat Islam harus terus berjuang, tidak boleh berhenti.

“Istirahat itu hanya pindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain,“ tegas Din.

MBC dibangun dengan harapan untuk menjadi urat nadi dari perekonomian Muhammadiyah sekaligus ikut dan turut serta membantu kelancaran dakwah persyarikatan Muhammadiyah dan tentunya bermanfaat buat umat.

Selain itu diresmikan juga sekolah, masjid, dan beberapa amal usaha Muhammadiyah yang prasasti peresmiannya ditandatangain langsung oleh Din Syamsuddin.

Hadir pada acara tersebut, Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Provinsi Lampung, Nurvaif Chaniago, Ketua DPRD Kota Metro, Anna Morinda, Ketua PD Muhammadiyah Kota Metro Daud Siddiq, Ketua PW ’Aisyiyah Provinsi Lampung, Munawaroh, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Aisiyah Kota Metro, Enizar.

Diharapkan MBC di Jl.Soekarno Hatta, Metro ini bisa menjadi badan usaha yang bisa bersaing mengalahkan bisnis retail lain yang sudah terlebih dahulu berkembang dan maju di Indonesia.

“Kita berharap MBC ini tidak satu ini, tapi kemudian tumbuh MBC lain di Metro khususnya dan lampung umumnya, “ kata Din mengkhiri sambutannya.

Sementara, sebelumnya tokoh Muhammadiyah Metro, Triyono menjelaskan bahwa ‎MBC akan menjadi pusat usaha baik bagi Amaal Usaha Muhamadiyah dan para rekanan lainnya. Didalamnya ada berbagai jenis usaha,mulai dari bakery,handphone,ATK dll.

MBC sendiri diharapkan akan menambah alternatif tempat belanja bagi masyarakat Kota Metro dan daerah disekitarnya. ‎”Lokasinya yang strategis dipinggir jalan raya dan dekat dengan Rumah Sakit Muhammadiyah diyakini akan mampu menjadi faktor pendukung perkembangan MBC,” pungkas Triyono.(dzar/mdyh/bhc/sya)


 
Berita Terkait Muhammadiyah
 
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
 
Kalender Hijriah Global Tunggal: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah
 
Jusuf Kalla Sebut Pikiran Moderat Haedar Nashir Diperlukan Indonesia
 
Tiga Hal yang Perlu Dipegang Penggerak Persyarikatan Setelah Muhammadiyah Berumur 111 Tahun
 
106 Tahun Muhammadiyah Berdiri Tegak Tidak Berpolitik Praktis, Berpegang pada Khittah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun
RUU Perampasan Aset Masih Ada di Prolegnas Prioritas 2026, DPR-Pemerintah Concern Membahas
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]