Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
KAMI
Ketua ProDEM: Kelahiran KAMI Tanda Makin Banyak Yang Kehilangan Harapan Pada Jokowi
2020-08-12 16:21:25

Ilustrasi. Suasana saat acara perkenalan pembentukan KAMI.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) menyambut baik kehadiran Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang telah diperkenalkan ke publik pada pekan lalu.

Apalagi, garis besar perjuangan serupa dengan apa yang selama ini diperjuangkan ProDEM, yaitu menyelamatkan Indonesia dari jurang kehancuran.

"ProDEM senang dengan kelahiran KAMI, karena menunjukan semakin banyak yang sudah kehilangan harapan terhadap kepemimpinan Jokowi," ujarnya Ketua Majelis ProDEM Iwan Sumule kepada redaksi, Rabu (12/8).


Iwan Sumule berharap KAMI bisa konsisten dengan apa yang pernah disampaikan ke publik, khususnya untuk fokus dalam isu-isu perlawanan terhadap segala sesuatu yang membuat kiblat bangsa melenceng.

"Semoga KAMI bisa konsisten dan lebih fokus dalam isu-isu perlawanan," harapnya.

Iwan Sumule lantas mengurai bahwa kepemimpinan Jokowi saat ini sudah tidak lagi memberi harapan kepada rakyat. Terlebih ekonomi bangsa yang dijanjikan meroket justru nyungsep hingga ke angka minus (-) 5,3 persen di kuartal II 2020.

Belum lagi sebaran wabah corona yang juga melandai di tanah air, yang membuat rakyat harus terus bergelut dengan dampak kesehatan dan ekonomi yang ditimbulkan.

"Apapun kebijakan pemerintahan Jokowi hari ini tak ada yang memberi dampak perbaikan, terutama terhadap perbaikan ekonomi rakyat dan negara," kesal Iwan Sumule mengakhiri komentarnya.

Senbagaimana diketahui, puluhan tokoh politik nasional hadir saat deklarasi KAMI beberapa wakltu lalu diantaranya; Prof Din Syamsuddin, Refly Harun, MS. Kaban, Ichsanuddin Noorsy, Abdullah Hehamahua, Jumhur Hidayat Syahganda Nainggolan, Rocky Gerung, Edwin Seokawati.

Seain itu, Rochmat Wahab, Kwik Kian Gie, Said Didu, Muhammad Sidik, Habib Muchsin Al-Atas, Ahmad Yani, M. Hatta Taliwang, Murah Sumirat, Edy Mulyadi, dan beberapa tokoh lainnya.(RMOL/bh/sya)


 
Berita Terkait KAMI
 
• Polisi: Benda Mencurigakan di dekat Rumah Petinggi KAMI adalah Bom Palsu
 
• Bareskrim Rampungkan Berkas Petinggi KAMI di Jakarta dan Medan Terkait Demo Tolak Omnibus Law
 
• KAMI Protes Keras Polisi Tembak Mati 6 Anggota FPI, KAMI Tuntut Jokowi Bentuk Tim Independen
 
• Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo: TNI Terlihat Seperti Era Orde Baru
 
• Sudah Siapkan Koper, Akankah Din Syamsuddin Ditangkap?
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]