Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Aisyiyah
Ketua MPR: Jangan Tukar Kedaulatan Rakyat dengan Sembako
2016-04-21 08:44:24

Ketua MPR Zulkifli Hasan menyampaikan Sosialisasi 4 Pilar, yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada anggota Anggota Aisyiyah di Jakarta.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Di hadapan anggota Aisyiyah Jakarta, 20 April 2016, di Tebet Jakarta, Ketua MPR Zulkifli Hasan menyampaikan Sosialisasi 4 Pilar, yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Aisyiyah adalah organisasi yang bernaung di bawah Muhammadiyah.

Dalam pemaparannya, Zulkifli Hasan mengatakan bahwa penyusun Pancasila banyak dari kalangan Muhammadiyah seperti Ki Bagus Hadikusumo, Kasman Singodimedjo, dan Kahar Muzakir.

Lebih lanjut dikatakan, Pancasila dengan mengutip kata Bung Karno adalah kasih sayang. Zulkifli Hasan mengatakan apakah sudah ada kasih sayang di antara kita? diakui bahwa rasa kasih sayang di antara kita mulai pudar. Dicontohkan orang sudah mulai biasa dengan kata-kata kasar. Diceritakan dulu di kampung bila ada anak berkata kasar pada orangtua, ia disebut durhaka.

Inti Pancasila yang lain juga diungkapkan oleh Zulkifli Hasan yakni, kekeluargaan. Zulkifli Hasan juga bertanya masihkah ada rasa kekeluargaan di antara kita. Zulkifli Hasan prihatin dengan banyaknya tawuran antarkampung yang menunjukkan pudarnya rasa kekeluargaan.

Pancasila juga mengandung makna gotong royong. Zulkifli Hasan bertanya apakah kita masih suka saling membantu?

Dalam sosialisasi Zulkifli Hasan juga memaparkan mengenai NKRI. NKRI menurut Zulkifli Hasan adalah negara kesatuan di mana setiap warga negara dari manapun, siapapun, bisa menjadi apapun, apakah itu Presiden, kepala daerah, ketua lembaga negara, dan lain sebagainya.

Zulkifli Hasan juga menerangkan mengenai Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya Bhinneka Tunggal Ika adalah bangsa ini beragam dalam kesatuan. Dengan keberagaman ini Zulkifli Hasan mengharap agar kita jangan disamasamakan. Dengan adanya perbedaan itu menurutnya menjadikan modal untuk berkreatifitas dalam kebudayaan nasional.

Dijelaskan mengenai UUD NRI Tahu 1945. Inti dari UUD itu menurut Zulkifli Hasan adalah kedaulatan ada di tangan rakyat. Zulkifli Hasan mengharap agar kedaulatan digunakan oleh rakyat dengan baik, jangan ditukar dengan sembako. Dengan kedaulatan itulah menurut Zulkifli Hasan kita bisa memilih Presiden, gubernur, bupati, dan walikota.(mpr/bh/sya)


 
Berita Terkait Aisyiyah
 
FATMAWATI, Tokoh Aisyiyah dan Pahlawan Nasional
 
Universitas Aisyiyah Yogyakarta Bangun Masjid Walidah Dahlan Setinggi 7 Lantai!
 
Anies Baswedan: 93 Tahun Nasyiatul Aisyiyah Telah Memberikan Kemajuan Bagi Kehidupan Perempuan Indonesia
 
Aisyiyah Teguhkan Layanan POSBAKUM Bagi Perempuan dan Anak
 
Tidak Hanya Kuantitas, Aisyiyah Dapat Besar karena Didukung dengan Aktualisasi Gerakan Amaliah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]