Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Ormas
Ketua DPR Minta Semua Ormas Aktif Jaga Stabilitas Politik
2018-04-20 16:48:54

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo foto bersama seusai menerima Himpunan Pengusaha Putera Puteri Keluarga Besar TNI Angkatan Darat (Hipakad) di ruang kerja,(Foto: jay/hr)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta semua organisasi kemasyarakatan terlibat aktif menjaga stabilitas politik Indonesia. Terlebih dalam tahun politik ini potensi konflik sesama anak bangsa cukup tinggi.

"Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa adalah kewajiban kita semua. Organisasi kemasyarakatan harus memegang peran penting dalam mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terpancing berbagai isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa," ujar Bamsoet saat menerima Himpunan Pengusaha Putera Puteri Keluarga Besar TNI Angkatan Darat (Hipakad) di ruang kerja Ketua DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/4).

Bamsoet menegaskan, Hipakad sebagai organisasi pengusaha yang menaungi Putera Puteri TNI Angkatan Darat harus menjadi garda terdepan dalam membela bangsa dan negara. Perjuangan saat ini bukan hanya menghadapi musuh nyata yang ingin merongrong NKRI, tetapi juga berhadapan dengan perang teknologi atau proxy war.

"Musuh kita saat ini sudah semakin canggih. Serangan yang dilakukan bukan lagi menggunakan peluru tajam. Tetapi, menggunakan kemajuan teknologi. Tanpa sadar otak kita diracuni dengan berita-berita hoax ataupun hate speech yang marak berseliweran di dunia maya," kata Bamsoet.

Politisi Partai Golkar itu juga meminta agar Hipakad dapat membantu Keluarga-keluarga TNI AD yang kurang beruntung. Bantuan tersebut bisa berupa penyediaan lapangan kerja melalui wirusaha.

"Banyak anak-anak ‘kolong’ yang kehidupannya masih kurang beruntung. Coba lakukan pembinaan kepada mereka untuk memiliki usaha agar kehidupannya menjadi lebih baik. Ajak mereka yang tidak bekerja untuk berwirausaha," tutur Bamsoet.

Bamsoet mengakui dibutuhkan modal yang tidak sedikit untuk berwirausaha. Karenanya, Bamsoet bersama beberapa rekan dari Keluarga Besar TNI, tengah mencari formula khusus untuk bisa memberdayakan anak muda yang tinggal di Komplek Militer.

"Salah satu upaya yang tengah kita bahas adalah bagaimana memberdayakan anak Kompleks Militer yang tidak bekerja sebagai ojek online. Kita bikin sistem aplikasi ojek online sendiri. Kemudian, kita berikan pinjaman motor, nanti dari hasil mengojek mereka akan menyicil pembelian motor tersebut," papar Bamsoet.

Ia percaya, jika kaum muda di Komplek Militer bisa terfasilitasi dengan baik maka akan mudah untuk dilibatkan dalam bela negara. "Saya yakin semangat nasionalisme Putera Puteri Keluarga Besar TNI tidak perlu diragukan lagi. Bila kita bisa mengayomi, tentu mereka tidak segan untuk maju terdepan dalam membela negara," pungkas Bamsoet.(dep/sc/DPR/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Ormas
Ketua DPR Minta Semua Ormas Aktif Jaga Stabilitas Politik
Ahli: Pembubaran Ormas Tanpa Proses Pengadilan Bertentangan Asas Due Process of Law
Ahli: Larangan dalam UU Ormas Bertentangan dengan Hukum Pidana
Milad 1 Bang Japar: Meneguhkan Konsistensi dan Komitmen untuk Kemaslahatan Umat
Hidayatullah: Kapolri Terbaca Seperti Ada Upaya Memecah Belah Ormas Islam
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Mulai dari Sembako Sampai THR, Pencitraan Jokowi Menguras Keuangan Negara
Rencana Urun Rembug Alumni UI Mencari Solusi dan Menyelamatkan NKRI
Puluhan Warga Keracunan Keong Sawah, Pemkot Bogor Tetapkan Status KLB
Relawan Bali Kita AS Deklarasikan Abraham Samad Capres 2019
Ditlantas PMJ Meluncurkan Program SIM Keliling di Beberapa Masjid
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mulai dari Sembako Sampai THR, Pencitraan Jokowi Menguras Keuangan Negara
Ditlantas PMJ Meluncurkan Program SIM Keliling di Beberapa Masjid
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
RUU Antiterorisme Disahkan Paripurna DPR
4 Pelaku Pembobol Kantor Pegadaian 3 kali Ditangkap, 1 Tewas Ditembak
Kasus Video Viral Dugaan Penghinaan ke Presiden oleh Anak RJ Tetap Berproses
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]