Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Polda Gorontalo
Kerjasama JICA - Polda Gorontalo Tarik Investor Asing ke Gorontalo
2019-12-03 16:32:30

Dari kiri ke kanan : Kasudit Penmas - AKP Karsum Ahmad, Karo Ops - Kombes Pol Franz Sentue, SIK. Orang Jepang, Kapolda Gorontalo - Brigjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil, Manabe Makoto, Dir Intel - Kombes Pol Yudi Hermawan, S.Sos. Dir Binmas - Kombes Pol Sumarno, S.Pd.(Foto: Istimewa)
GORONTALO, Berita HUKUM - Kunjungan JICA ke Polda Gorontalo oleh Perwakilan JICA Manabe Makoto, disambut langsung oleh Bapak Kapolda Gorontalo Brigjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil bersama PJU bertempat di Ruang Rupatama Polda Gorontalo, Selasa (3/12)

JICA Partnership Program (JPP) atau Program Kemitraan JICA merupakan suatu program dukungan Japan International Cooperation Agency (JICA) yang bertujuan mendorong pelaksanaan berbagai proyek pembangunan pada tingkat masyarakat di berbagai Negara berkembang yang diprakarsai oleh berbagai mitra pembangunan Jepang (khususnya Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM, Pemerintah Daerah, Kepolisian dan Perguruan Tinggi) yang memiliki teknologi dan pengalaman dalam pembangunan dan dalam segi Keamanan.

Setelah POLRI terpisah dari ABRI pada 2000, JICA memulai kerjasamanya dengan POLRI pada 2002 dalam rangka mendukung reformasi polisi, Kegiatan ini tidak hanya terfokus pada pembangunan prasarana (dalam bentuk Pos Polisi yang dinamakan BKPM yang mendapatkan inspirasi dari “Koban” di Jepang) bagi Polisi dan Masyarakat untuk membangun komunikasi, tetapi juga pada peningkatan keahlian dan pengetahuan para personil Kepolisian dalam mengatasi kejahatan dan masalah sosial lainnya di lingkungan Masyarakat.

Pengiriman Polisi Jepang ke Indonesia sebagai tenaga ahli serta pengiriman Polisi Indonesia ke Jepang untuk pelatihan melalui proyek ini tidak hanya menghasilkan Polisi yang berkualitas, tetapi juga menjadikan para pelatih yang mampu menyebarluaskan keahlian dan pengetahuan yang didapatkannya (khususnya di bidang olah TKP) kepada jajaran Kepolisian di berbagai wilayah lain di Indonesia. Hasil yang menjadi kunci dari kerjasama ini adalah peluncuran “POLMAS” (Perpolisian Masyarakat) melalui SKEP KAPOLRI No. 737 tahun 2005.

Kegiatan bertukar pendapat dan Update situasi keamanan di Provinsi Gorontalo antara Pihak JICA dengan Polda Gorontalo yang sangat menguntungkan tersebut dimana melalui JICA Jepang akan menginvestasi ke Provinsi Gorontalo dan hasil yang terpenting dari kegiatan ini Kapolda dapat meyakinkan # para investor asing merasa nyaman berada di Provinsi Gorontalo.(bh/ra)


 
Berita Terkait Polda Gorontalo
 
Kapolda Gorontalo Mendukung Program Presiden dan Kapolri, Terutama Pembangunan Infrastruktur
 
Jelang Akhir Masa Jabatan Kapolda Gorontalo, Wahyu Widada Berikan Pesan Moral Kepada Seluruh Personel Polres
 
Kapolda Gorontalo Brigjen Wahyu Widada Digantikan Brigjen Pol Drs Adnas, M.Si
 
Brigjen Wahyu Widada, Kapolda dengan Segudang Prestasi
 
Bupati Indra Yasin Siapkan Anggaran 1,5 Milyar Untuk Polres Gorut
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]