Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Revolusi Industri 4.0
Kemnaker: Pentingnya Memaknai Perkembangan Revolusi Industri 4.0
2019-07-16 20:25:04

Focus Group Discussion (FGD) bertajuk 'Meningkatkan Daya Saing Nasional Melalui Pelatihan Vokasi' yang didakan di Hotel Mercure, Kuningan, Jakarta, Selasa (16/7).(Foto: BH /mos)
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan, Bambang Satrio Lelono mengingatkan kepada semua pihak perihal revolusi industri 4.0 yang semakin mencuat perkembangannya dewasa ini.

Hal itu disampaikannya dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk 'Meningkatkan Daya Saing Nasional Melalui Pelatihan Vokasi' yang didakan di Hotel Mercure, Kuningan, Jakarta, Selasa (16/7).

"Revolusi industri generasi ke 4 begitu cepat. Kita harus memakanai, khususnya tentang kecepatan perubahannya," ungkap Bambang.

Revolusi industri 4.0, kata Bambang, menjadikan semua pihak, baik itu masyarakat, pengusaha dan pemerintah untuk terus melakukan peningkatkan kemampuan diri masing-masing. Terlebih,
yang berkaitan dengan dunia usaha dan lapangan pekerjaan.

"Artinya bahwa ke depan, industri akan makin berkembang pesat. Mau tidak mau akan mengurangi beberapa pekerjaan dan juga menumbuhkan pekerjaan-pekerjaan baru," ucap dia.

Oleh karena itu, pihaknya terus mencetuskan beberapa progam yang dapat mengakomodasi para pencari kerja untuk menyesuaikan kemampuan diri dengan perkembangan industri 4.0.

"Konsep triple skilling guna mengatasi ketimpangan skill angkatan kerja Indonesia," paparnya.(bh/mos)


 
Berita Terkait Revolusi Industri 4.0
 
• Seperti Aurat, Data Pribadi Perlu Ditutupi dan Dilindungi
 
• RUU Keamanan dan Ketahanan Siber Jadi Pondasi Baru Pertahanan Indonesia
 
• Indonesia Harus Jadi Pemenang dalam Revolusi Industri 4.0
 
• Kemnaker: Pentingnya Memaknai Perkembangan Revolusi Industri 4.0
 
• Menaker Hanif Dhakiri Membuka Seminar Kompetensi Lulusan Politeknik di Era Revolusi Industri 4.0
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]