Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Jalan Tol
Kementerian PU Akan Ambil Alih Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu
Friday 15 Feb 2013 22:54:05

Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto.(Foto: Ist)
SUMEDANG, Berita HUKUM - Kementerian Pekerjaan Umum akan mengambil alih pembebasan lahan untuk jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), alasannya proses pembebasan lahan yang merupakan kewenangan pemerintah daerah (dalam hal ini pemda melimpahkan pada pihak ketiga yaitu PT Jasa Sarana) dinilai lamban.

"Dulu kalau (pembebasan lahan-red) yang Cisumdawu kan janjinya dilakukan pemda, sekarang karena tidak jalan jadi diambil alih oleh Direktorat Jenderal Bina Marga,” tutur Djoko Kirmanto saat ditemui wartawan (15/2).

Djoko melanjutkan saat ini pembebasan lahan jalan tol Cisumdawu yang di ambil alih, adalah seksi I dan II terlebih dahulu, selanjutnya Djoko mengakui pihaknya tidak keberatan apabila pembebasan lahan keseluruhan seksi tol Cisumdawu pada akhirnya di ambil alih oleh Kementerian PU.

"Kalau pemda tidak mampu dan kita ada biayanya, saya tidak keberatan, toh itu bukan untuk swasta, nantinya kembali jadi milik kita semua dan memang ada hitung-hitungannya,” tambah Djoko yang saat itu didampingi Kepala Pusat Komunikasi Publik Danis H. Sumadilaga.

Diketahui bahwa Kementerian PU memberikan adendum terhadap Naskah Kerjasama dengan Gubernur Jawa Barat soal pendanaan pengadaan lahan tiga jalan tol di Jawa Barat, yang isinya diantaranya mengubah skema pendanaan untuk pengadaan lahan jalan tol Cisumdawu.(nrm/pu/bhc/rby)


 
Berita Terkait Jalan Tol
 
Daftar 7 Ruas Tol Baru yang Beroperasi Gratis pada Libur Natal dan Tahun Baru
 
Ini 9 Jenis Kartu yang Bisa Dipakai untuk Bayar Tol
 
Balas Pengkritik, Presiden: Kalau Enggak Mau Bayar Lewat Jalan Nasional
 
Tindakan Korupsi Pembangunan Tol Layang MBZ Mempermalukan Bangsa
 
Asyik! Jakarta-Bandung Lewat Tol Ini Tak Sampai 1 Jam
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]