Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Raskin
Kejati Papua Selidiki Kasus Raskin Wamena
Thursday 25 Apr 2013 10:21:32

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua, Monang Pardede, SH.(Foto: Ist)
PAPUA, Berita HUKUM - Kejaksaan Tinggi Papua (Kejati) Papua, Rabu (24/4) melakukan pemeriksaan terhadap 6 kepala distrik yang meliputi, distrik Libare, Walagama, Napua, Kurulu, Asologema, dan Siep Kosi terkait dugaan penyelewengan Beras Miskin (Raskin) tahun 2011 di Kabupaten Jayawijaya yang melibatkan pejabat daerah itu.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua, Monang Pardede, SH melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Abdul Hakim, SH mengatakan, hari ini (kemarin) pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap 6 Kadistrik yang ada di Kabupaten Jayawijaya atas dugaan penyelewengan Raskin tahun 2010 yang sering disuarakan Forum Peduli Mahasiswa Jayawijaya (FPMJ).

Abdul Hakim menambahkan, mereka diperiksa sebagai saksi guna mencocokkan data dari beberapa kepala kampung yang sebelumnya telah dimintai keterangan atas dugaan penyelewengan Raskin tersebut. “Alasan kami melakukan pemeriksaan terhadap Kadistrik lantaran saat pendistribusian beras miskin, Kadistrik yang berwenang atas hal itu sehingga kami mintai keterangan mereka, ujarnya,” ujarnya.(par/kjs/bhc/rby)


 
Berita Terkait Raskin
 
Sekko Jakut Instruksikan Pembagian Raskin Harus Tepat Sasaran
 
50 Persen Raskin Dinikmati Orang Kaya
 
Kejati Papua Selidiki Kasus Raskin Wamena
 
Mulai Januari 2014, Pemerintah Naikkan Jatah Raskin Jadi 20 Kg
 
Komisi VIII: Program Raskin Timbulkan Banyak Masalah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]