Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Bengkulu
Kejati Bengkulu Tangani Kasus Korupsi Pembangunan Lampu Merah
Friday 02 Nov 2012 08:37:16

Kejaksaan Tinggi Bengkulu.(Foto: Ist)
BENGKULU, Berita HUKUM - Kejaksaan Tinggi Bengkulu menetapkan Gitama Rahardja Rusli selaku kontraktor pelaksana kuasa Direktur PT Dwifa Konektra dalam proyek pengadaan jaringan lampu jalan tahun 2007 di kota Bengkulu sebagai tersangka dengan total kerugian negara sekitar 8 Milyar dari total nilai proyek sebesar Rp 24,5 Miliar.

Kejaksaan Tingi Bengkulu sebelumnya juga telah menetapkan empat tersangka masing-masing yaitu, Mantan Kepala Dinas PT Zulkarnaen Muin, Juneri Asri sebagai Pejabat pelaksana teknis, Abdul Manap selaku Ketua Panitia Pengadaan dan Zaidan selaku Direktur PT Dwifa Konektra.

Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Bengkulu Agus Istiqlal, SH mengatakan, sebelumnya Kejaksaan Tinggi telah menetapkan Empat tersangka dan penyidikan terus dilaksanakan hingga menetapkan tesangka baru yakni Gitama Rahardja Rusli selaku pelaksana Kuasa PT Dwifa Konektra.

Tersangka Gitama sudah tiga kali mangkir dari pangggilan Kejaksaan Tinggi sehingga akan dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena dikhawatirkan sudah melarikan diri .

Penasehat Hukum Direktur PT Dwifa Konektra, Deswal Arief mengatakan, pelaksananaan proyek dlapangan sepenuhnya sudah diserahkan kepada Gitama karena yang bersangkutan selaku Kuasa Direktur dan bertanggung jawab terhadap Spesifikasi proyek.(yus/kjs/bhc/opn)


 
Berita Terkait Bengkulu
 
• Bertemu Gubernur Bengkulu, Fadel Muhammad Harap Bumi Rafflesia Jadi Poros Ekonomi Sumatera
 
• Komisi IV Tinjau Program KBR di Bengkulu Tengah
 
• Kejati Bengkulu Tetap Usut Kasus Korupsi RSU Yunus
 
• Terkait Mesin Triplek, Kejati Bengkulu Periksa Sekkab
 
• Pukul Pensiunan PNS, Korban Laporkan Pelaku ke Polres Bengkulu Utara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]